Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

TdCC Ajang Perkenalan Destinasi Wisata Sulteng

Pembalap sepeda Peserta Tour de Central Celebes melinats laut Ampana di Etape I Touna Poso (Foto Nila)

PALU,portalsulawesi.id – Penyelenggaraan Tour de Central Celebes (TdCC) merupakan event bersepeda berskala international  untuk pertama kalinya di laksanakan di Provinsi Sulawesi Tengah dengan menempuh jarak sepanjang 486,9 kilometer  dengan rute dari Kota Ampana menuju  Kota Palu, yang dibagi dalam tiga etape, berlangsung dari tanggal 6, 7 dan 8 November 2017.

Etape hari pertama (etape I) adalah Kabupaten Tojo Una-una hingga Kabupaten Poso sepanjang 192 kilometer. Hari kedua (etape II) Kabupaten Poso-Kabupaten Parigi Moutong 143,6 kilometer dan hari ketiga (etape III) Kabupaten Parigi Moutong-Kabupaten Sigi dan Kota Palu sepanjang 143,3 kilometer. Sepanjang etape yang disinggahi, para peserta TdCC 2017 akan menikmati obyek wisata unggulan, atraksi budaya dan sajian kuliner khas daerah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dalam wawancara eksklusif dengan CNN, usai pengambilan spot rekaman dengan Stasiun TV Indosiar dan TVRI, bertempat di Ruang Kerja Gubernuran Siranindi 1 Jl. Moh. Hatta Palu, Jum’at (3 November 2017)

“Sebagai yang pertama di Sulawesi Tengah, TdCC 2017 masih memiliki banyak kekurangan,  namun  kami berkomitmen untuk menggelar event ini secara berkelanjutan dan semakin profesional.  Kalau tahun ini rute TdCC baru menjangkau empat kabupaten dan satu kota, maka tahun depan akan menjangkau enam kabupaten dan Kota Palu. Kami optimis TdCC  akan masuk dalam Union Cyclist Commisoinaire (UCI) Race Point sehingga akan lebih banyak diikuti oleh pebalap-pebalap sepeda profesional kelas dunia,” sebut Gubernur.

Menurut Gubernur,  tujuan utama dilaksanakannya  TdCC untuk meningkatkan kesehatan terutama dalam hal bersepeda, disamping renang, jalan kaki dan sebagainya, sekaligus untuk  mempublikasikan dan mempromosikan potensi pariwisata Sulteng, termasuk kuliner, dan infrastruktur jalan  karena Sulawesi Tengah sangat berpeluang menjadi destinasi wisata unggulan nasional bahkan international

Dengan diadakannya TdCC sekaligus untuk  meyakinkan kepada publik bahwa Sulteng aman untuk dikunjungi karena melalui jalur Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong, yang sebagion orang menganggapnya kurang aman. Untuk itu, Pemprov Sulteng terus berupaya untuk memulihkan citra negatif tersebut dan berupaya membuktikan bahwa Sulteng adalah daerah yang aman bersahabat dan menarik untuk dikunjungi wisatawan,

Saat ini partisipan dari TDCC 2017 telah mencapai 15 tim, dengan 10 tim berasal dari mancanegara. Beberapa di antaranya meliputi Kanada, Korea, Belanda, dan Srilanka. Sedangkan 5 tim lainnya merupakan pembalap sepeda nasional.

Ada 11 jenis lomba yang akan diselenggarakan dalan tiga etape tersebut. Beberapa di antaranya adalah King of Mountains, Daily Winner Jersey, Team Indonesian Overall, Best Indonesian Rider Overall, Overall Classification, Sprint Overall, dan Team Overall.

Event TdCC telah diawali dengan city tour yang diikuti oleh pembalap dari mancanegara maupun nasional, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar serta masyarakat umum dan opening ceremony yang dipusatkan di Anjungan Nusantara Palu.***

Reporter : Nilawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *