Donggala, portalsulawesi.id – Kapolres Donggala AKBP Arie Ardian komitmen melanjutkan kasus dugaan korupsi ditubuh Komite Olahraga Nasional (Koni) Kabupaten Donggala. Diketahui kasus dugaan korupsi Koni diduga capai Rp400 juta lebih.
“Kita akan lanjutkan. Akhir November 2017 hasil audit Koni dari BPK turun. Kita akan lanjutkan,” kata Kapolres Arie di Donggala Selasa (24/10/2017).
Kapolres mengatakan Koni menjadi Pekerjaan Rumah (PR) dirinya di Donggala.
“Inikan sudah selesai auditnya tinggal sprin dari pusat iya. Akhir November keluar,” ucapnya.
Ia mengaku tidak tinggal diam soal dugaan korupi di Koni Donggala yang diduga merugikan keuangan Rp400 juta lebih di tahun 2014. Itu merupakan dana hiba untuk Koni, namun pertanggung jawabannya tidak jelas.
Hingga akhirnya BPK menerbitkan temuan Rp400juta lebih dari anggaran yang diatas Rp700 jutaan lebih.
“Nanti (kalau tidak dilanjutkan) nanti ada apa-apanya. 100 persen klir tidak ada 86,” ujar AKBP Arie.
Ia juga meminta segera semua pihak membantu termasuk BPK untuk menerbitkan segera hasil audit. “Saya tidak mau ini jadi bola panas, nanti dikira kita ada apa-apanya,” ucap dia lagi.
Semua kasus akan ditangani yang selama ini dinilai masih mandek di Polres Donggala termauk Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan sejumlah panitia lelang Proyek di Donggala.
Reporter: Heru/Situr/Zhooel








