Touna, portalsulawesi.id – Sumber daya alam yang berasal dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan, serta sektor lainnya yang begitu besar di Kabupaten Touna, Sulawesi Tengah sehingga perlu mendapatkan perhatian agar bisa di kembangkan menjadi suatu produk unggulan daerah dalam menunjang dan mendukung visi misi pemerintahan dalam pembangunan daerah.
Untuk itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah terus berusaha meningkatakan daya saing produk daerah sehingga mampu bersaing dengan daerah yang lain dan dapat membuka peluang potensi ekspor daerah. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi penerapan standart industri, kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Sosialisasi ini di lakukan di dua tempat yakni di Marina Cotage dan dan Hotel Lawaka Kecamatan Ratolindo baru-baru ini, Acara dihadiri oleh wakil bupati Touna Admin As. Lasimpala, serta Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Touna Nawatsara Panyili.
Adapun fungsi dari standarisasi industri ini di katakan kepala dinas perindustrian dan perdagangan Provinsi Sulteng Arif Latjuba adalah untuk menjadi acuan bagi pelaku usaha dalam membentuk persaingan pasar yang transparan.
“Yang dapat meningkatkan evisiensi pasar dan melancarkan perdagangan, serta dapat di jadikan solusi seiring dengan meningkatnya kepastian dan evisiensi transaksi,” katanya.
Dengan standarisasi dapat menjadi bentuk jaminan kualitas nasional yang di akui secara resmi oleh pemerintah, yang nantinya akan menjadi faktor kunci dalam peningkatan daya saing usaha sehingga dapat di terima konsumen secara luas.
Sementara itu Wakil Bupati Touna Admin Lasimapala berharap dari di adakannya sosialisasi ini dapat membuka wawasan para pelaku usaha agar agar mengembangkan usaha melalui pendekatan kewirausahaan.
”Sehingga industri kecil menengah mampu meningkatkan nilai tambah produk,serta meningkatkan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Reporter: Tanto








