Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Sungai Lasoani Kota Palu meluap,Puluhan Rumah terancam Rubuh

Taman Doyata di Petobo yang baru diresmikn tmpak tergenang Air banjir buangan Sungai Ngia di Petobo (Foto :Heru)

Palu,  portalsulawesi.id – Hujan yang mengguyur Kota palu beberapa hari ini membuat sungai yang biasanya kering di membentang  sepanjang Kelurahan kawatuna,Lasoani hingga Kelurahan Maesa Kota Palu terancam rubuh digerus Air .

Puluhan Rumah sepanjang sungai lasoani yang letaknya di sisi bantaran sungai palu sekitaran Jembatan Kuning Jalur Dua dekat Kantor Kejaksaan Negeri Kota Palu hingga di Kelurahan Maesa keadaanya mulai mengkhawatirkan.

Tampak Gerusan air telah membuat ruang mengangga sekitar Pondasi warga,sejumlah pagar warga yang dibangun disekitar bantaran sungai telah ada yang roboh akibat pondasinya digerus Air .

Fadli,salah seorang pemilik rumah di bantaran sungai lorong Darussalam mengatakan dirinya dan keluarganya telah mengungsikan sebagian harta bendanya kerumah kerabatnya akibat keadaan rumah tempat tinggalnya tergerus air sungai lasoani.

“ Keluarga saya sudah saya ungsikan ke rumah keluarga,takutnya rumah saya ambruk karena Pondasi rumahku sudah hanyut dibawa air “ Ujar pria yang kesehariannya berdagang dipasar Masomba kepada Portalsulawesi.

Pantauan Anta Jumat, rumah-rumah warga yang terancam ambruk diterjang banjir pada Kamis (12/10) itu terletak di wilayah jalan Anoa I dan Jalan Tanjung Harapan di Kelurahan Tatura Utara, Palu Selatan.

Kepala Satuan Kerja Operasional Pemeliharaan BWS Sulawesi III,Wayan Karnaya mengatakan fihaknya kesulitan melakukan Pengerukkan Badan Sungai Lasoani dikarenakan Penduduk sudah memenuhi Bantaran Sungai,akses Jalan masuk Alat berat untuk pengerukkan tidak ada sehingga pekerjaan Pengerukkan endapan dan Normalisasi sungai terkendala.

“ Kami dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi III terkendala dengan Padatnya Rumah Warga disekitar bantaran Sungai Lasoani di sepanjang jalan Anoa hingga Kelurahan Maesa ,alat Berat sulit Masuk ke daerah tersebut “ Ungkap Wayan Karnaya kepada Portalsulawesi.***

Reporter : Afdal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *