TOUNA, portalsulawesi.id Bangkai truk maut muatan gas LPG 3 kilo gram nomor polisi DN 8975 UY, siang ini Kamis 28 September 2017 masih di lokasi, tepat di Desa Balingara, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Touna, Sulawesi Tengah.
“Belum dievakuasi, enggak tahu kapan dievakuasi,” kata salah satu warga Delvina Kamis (28/9/2017).
Dia mengatakan namun tidak mengganggu lalu-lintas poros Ampana-Luwuk. “Karena lokasinya tidak ditengah jalan, tapi di pinggir,” ucap warga Bunta itu.
Sebelumnya kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu 27 September 2017 sekitar pukul 03.30 WITa subuh. Ada empat orang di dalam truk termasuk sopir.
Tiga orang selamat dan satu orang yaitu sopir atau pengemudi tewas akibat tergencet badan truk. Berdasarkan informasi yang di dapat, mobil akan menuju ke Morowali Utara dari Luwuk, Kabupaten Banggai.
Informasi sementara dari kepolisian menyebutkan laka maut tersebut diduga akibat mengalami rem blong, sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya saat di penurunan di wilayah Ampana Tete.
Pengemudi membanting stir dan keluar dari badan jalan, kecelakaan maut pun tidak terhindarkan. Korban selamat dan korban luka-luka langsung di evakuasi ke RSUD Ampana.
“Akibat dari kecelakaan tunggal ini selain mengakibatkan korban Materi juga menelan Korban jiwa dimana Pengemudi meninggal dunia ditempat akibat benturan serta tiga Penumpang mengalami luka ringan dan saat ini sedang menjalani perwatan medis di RSUD Ampana,” kata Kasat Lantas Polres Touna Iptu Cahya S.I.K.
Reporter: Ride/Widjaja








