Donggala, portalsulawesi.id – Suami istri tewas tertimbun longsor di perbatasan PT LTT dan Desa Tinauka, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Camat Rio Pakava Thamrin dihubungi Rabu 13 September 2017 sore ini membenarkan peristiwa tersebut.
“Ia benar, suami istri meninggal tertimbun longsor di pebatasan PT LTT dan Desa Tinauka,” kata Camat.
Longsor terjadi akibat hujan deras yang melanda Rio Pakava sejak Senin 11 September 2017, keduanya terjebak hujan deras saat di kebun.
“Mereka di kebunnya, terjebak longsor dan tidak bisa pulang,” tambah Thamrin.
Dia mengatakan setelah kejadian itu, kesokan harinya atau tepat pada hari Selasa 12 September 2017 warga dan pihak Polsek Rio Pakava mencari korban.
Sejumlah warga mulai menggalih objek longsor dengan menggunakan cangkul, material longsor yang menutupi dua korban itu berhasil disingkirkan.
Terlihatlah mayat keduanya yang tertimbun longsor itu, namun belum diketahui pasti siapa nama keduanya. “Namanya saya lupa, tapi dia suku Bali,” terang Camat.
Reporter: Situr Wijaya
https://www.youtube.com/watch?v=jjE9b1kXKG8








