Palu ,portalsulawesi.id – Sebuah langkah antisipatif dilakukan Pemerintah Kota Palu untuk mengantisipasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di masyarakat Kota Palu,hal ini dikarenakan makin langka dan menggilanya harga Gas Melon ini dipasaran Kota Palu yang membuat Masyarakat Kota palu “Menjerit”.
Tim berlapis pemkot yang khusus mengawasi peredaran elpiji bersubsidi ini dipimpin Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said terjun ke lapangan melakukan pemantauan seperti di kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan dan Tanahmodindi, Kecamatan Matikulore.
Wawali Palu dalam peninjauan itu didampingi Sekretaris Kota Asri, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Bagian Ekonomi serta sejumlah pejabat jajaran Pemkot Palu.
“Untuk sementara, penjualan di pangkalan kita alihkan di kantor-kantor lurah untuk menstabilkan kelangkaan elpiji 3kg. Kami juga telah berkoordinai dengan PT Pertamina bersama Hiswana Migas dan agen se-Kota Palu,” Ujar Wawali yang akrab di Sapa Pasha itu.
DiKantor kelurahan , Penyaluran Elpiji 3 Kg kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp.16.000/Tabung,penjatahannya juga di batasi yakni 1 tabung untuk satu Rumahtangga dan 2 Tabung Untuk Usaha Kecil/Mikro.
Dengan di awasi penuh Tim Satgas K5 disetiap Kelurahan,distribusi Gas Elpiji 3 Kg berjalan lancar,perubahan Pola distribusi yang melibatkan Kelurahan ini akan berlangsung selama seminggu di setiap Kelurahan di Kota palu di mulai Kamis (7/9/2017) bekerja sama dengan PT Pertamina,Hiswana Migas dan Agen seluruh Kota Palu.
Bastian Wibowo,Sales manager LPG Pertamina Wilayah Sulteng mengatakan,langkah ini dilakukan setelah melakukan evaluasi dan koordinasi kepada Pemda dan para Agen dalam mengantisipasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di kota Palu.
“Operasi Pasar ini dilakukan serentak di seluruh Kelurahan di Kota Palu,semoga bisa mengurai persoalan Kelangkaan Gas elpiji 3 Kg dan menstabilkan Harga “ Ujar Bastian Kepada Portalsulawesi.
Operasi pasar ini diperkuat dengan Surat Edaran Wali Kota Palu Nomor 542/2539/Ekon/2017 perihal penjualan elpiji 3kg bagi masyarakat kurang mampu, menyebutkan bahwa sesuai hasil monitoring tim pengawasan barang bersubsidi dan laporan masyarakat, ditemukan adanya permasalahan kelangkaan elpiji 3kg di tingkat konsumen yang memerlukan penyelesian cepat oleh pemerintah Kota Palu.***
Reporter : Nilawati








