Bangkep,portalsulawesi.id- Sebagian besar Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2017 ini “Rame-Rame” mengadakan Buku untuk Bacaan Desa, padahal sebagian Besar Desa di Kabupaten Bangkep belum memiliki Infrastruktur penunjang yakni Perpustakaan Desa.
Uniknya,terbersit Kabar kalau pengadaan Buku Untuk desa tersebut dibelanjakan memakai Uang Dana Desa sebesar Rp.25 Juta per Desanya, hal tersebut berdasarkan Penelusuran Media ini diketahui pengusulan pengadaan Buku Untuk Desa tersebut sudah di sisipkan pada Pos Anggaran dan Petunjuk Tehnis operasi (PTO) di Desa masing masing.
Kabupaten Banggai kepulauan memiliki 141 Desa ,sehingga jika dikalkulasi dengan Biaya Rp25 juta /Desa maka dipastikan ada sekitar Rp.3.525.000.000, digelontorkan untuk Pengadaan Buku Bacaan Desa.
Uniknya,Nama dan Perusahaan dari Pihak rekanan tempat Buku Bacaan desa ini dicetak diduga Kuat hasil loby pihak Dinsos dan PMD Bangkep masih misteri ,bahkan Kepala Dinas Sosial dan PMD Muksin Sasia memilih bungkam dimana Buku yang dimaksud diproduksi.
Hal ini seakan memperjelas Dugaan kalau pengadaan Buku Bacaan di setiap Desa di Kabupaten Bangkep ada Intervensi dari Oknum Dinsos dan PMD Bangkep, sebuah rekayasa untuk memuluskan sebuah dana segar pengadaan Buku bacaan Tanpa tender.
Kepala Dinas Sosial dan PMD Muksin Sasia yang di konfirmasi sejumlah awak media di ruangannya, mengatakan yang mana pengadaan buku untuk perpustakaan desa itu ada dalam PTO dan itu merupakan prioritas untuk peningkatan kapasitas masyarakat.
“Dan hal ini sudah di rapatkan di tingkat desa terkait pengadaan buku buku tersebut. Kalau seandainya tidak ada berita acara dalam rapat tersebut berarti kesalahan itu ada di tingkat desa dan pendamping desa yang seharusnya mengarahkan semua program yang di rapatkan di tingkat desa” tutur kadis rabu ( 2/8/2017).***
Reporter :Marson Kasio








