Palu,portalsulawesi.id– Kondisi inflasi di Kota Palu pada Juni 2017 sebesar 0,76%. Angka tersebut dinilai sangat stabil dengan pertimbangan bahwa pada Juni ada momen bulan suci ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng , Ir. Faizal Anwar,M.T mengatakan stabilisasi inflasi di Kota Palu yang terjadi pada Juni 2017 sebesar 0,76% ini merupakan salah satu bukti kepedulian pemerintah daerah melalui TPID Sulteng bekerjasama dengan sejumlah lembaga dan instansi lainnya dalam menekan laju kenaikan harga kebutuhan pokok terutama pada kelompok bahan makanan.
“Tentunya kita patut mengucapkan terimakasih atas upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama TPID dalam menekan kenaikan harga bahan makanan menjelang bulan ramadhan dan jelang lebaran kemarin. Sehingga kondisi harga bahan makanan di Kota Palu tetap stabil,” kata Faizal Anwar diacara Press Release BPS Sulteng yang dilaksanakan Senin (3/7/2017) bertempat di Ruang Teleconference BPS Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Statistik Distribusi Moh. Wahyu Yulianto, S.Si.,SST,M.Si juga menyampaikan secara nasional dari 82 kota yang dipantau, sebanyak 79 kota mengalami inflasi sementara 3 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 4,48 persen, sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Singaraja sebesar 0,64 persen.
“Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,76 persen, dan menempati urutan ke-17 inflasi tertinggi di Kawasan Sulampua dan ke-47 secara nasional,” paparnya.
Lebih rinci lagi dijelaskan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan memberikan kontribusi paling besar terhadap inflasi yang terjadi di Kota Palu dengan sumbangan inflasi sebesar 3,10 persen. Disusul oleh kelompk perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (1,12 persen), sandang (0,49 persen), kesehatan (0,39 persen), pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,25 persen), serta makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (0,05 persen). Sementara pada periode yang sama kelompok bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,74 persen.
Untuk laju inflasi tahun kalender sampai dengan Juni 2017 sebesar 3,94 persen, sedangkan inflasi year on year (Juni 2017 terhadap Juni 2016) di Kota Palu adalah sebesar 5,23 persen.***
Reporter : N I L A W A T I








