Donggala,Portalsulawesi.id –
Pemerintah Kabupaten Donggala memastikan proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk lima organisasi perangkat daerah (OPD) berlangsung transparan dan profesional. Seluruh tahapan seleksi dipastikan berjalan sesuai ketentuan dengan pengawasan langsung dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sekretaris Daerah Donggala Rustam Efendi mengatakan mekanisme seleksi dilakukan secara terbuka guna menjamin objektivitas serta menghasilkan pejabat yang kompeten. Ia menegaskan proses tersebut tidak membuka ruang bagi praktik titipan maupun intervensi pihak tertentu.
“Seleksi ini dilakukan secara profesional dan terbuka. Tidak ada titipan. Seluruh asesmennya dipantau langsung oleh BKN,” kata Rustam, Rabu, 18 Februari 2026.
Menurut Rustam, tahapan seleksi melibatkan panitia seleksi independen yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, akademisi, serta perwakilan pemerintah provinsi. Para peserta juga wajib mengikuti proses asesmen kompetensi oleh tim asesor independen sebelum melanjutkan ke tahapan wawancara yang dilakukan panitia seleksi.
Ia menegaskan pejabat yang nantinya terpilih merupakan kandidat yang benar-benar memenuhi seluruh persyaratan jabatan serta lulus melalui tahapan seleksi sesuai regulasi yang berlaku.
“Siapa pun yang terpilih adalah mereka yang memenuhi syarat jabatan, melalui prosedur yang benar, serta tidak memiliki cacat administrasi maupun dalam proses penilaian,” ujarnya.
Rustam menilai penerapan sistem seleksi terbuka dengan pengawasan ketat dapat meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses pengisian jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.
Seluruh tahapan seleksi, kata dia, dilakukan secara terbuka, mulai dari verifikasi administrasi, asesmen kompetensi, hingga penilaian akhir oleh panitia seleksi.
Selain itu, seleksi terbuka ini memberikan kesempatan yang sama bagi aparatur sipil negara yang memenuhi kualifikasi, baik yang berasal dari jabatan struktural maupun jabatan fungsional.
“Bukan hanya pejabat struktural yang bisa mengikuti seleksi, tetapi juga pejabat fungsional selama memenuhi kualifikasi dan persyaratan jabatan,” kata Rustam.
Melalui mekanisme tersebut, pemerintah daerah berharap dapat memperoleh pejabat pimpinan tinggi yang memiliki kompetensi, integritas, serta mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Donggala.
“Kami berharap seleksi ini menghasilkan pejabat yang mampu mengemban amanah dan memperkuat kinerja pemerintahan,” kata Rustam.
(***)
Pewarta: Basrudin








