Donggala,Portalsulawesi.id — Dinas Perikanan Kabupaten Donggala menegaskan komitmennya mengawal implementasi Blue Coast Project, program yang dirancang untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.
Program ini merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut yang dijalankan bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD).
Kepala Dinas Perikanan Donggala Ali Assegaf mengatakan, keterlibatan Donggala dalam program tersebut sejalan dengan agenda pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan memperluas basis pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir.
“Nantinya proyek ini akan memberdayakan masyarakat pesisir, termasuk pembudidaya ikan, nelayan, serta kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan,” kata Ali saat ditemui di Kantor Dinas Perikanan Donggala, Kamis,( 30/01/2026).
Menurut Ali, pelaksanaan Blue Coast Project akan melibatkan organisasi non-pemerintah atau Non Governmental Organization (NGO). Sementara itu, pembiayaan program bersumber dari dukungan lembaga keuangan internasional melalui Asian Development Bank (ADB).
Saat ini, pemerintah daerah tengah mempersiapkan tahap awal implementasi yang ditargetkan berlangsung dalam enam bulan ke depan.
Ia menjelaskan, terdapat tujuh lokasi prioritas di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai wilayah intervensi program, salah satunya Provinsi Sulawesi Tengah. Kabupaten Donggala menjadi daerah percontohan atau pilot project di provinsi tersebut, mengingat potensi perikanan tangkap, budidaya, serta ekosistem pesisir yang dinilai strategis untuk pengembangan ekonomi biru.
Penetapan lokasi ini juga mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menempatkan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Donggala berharap Blue Coast Project tidak hanya memperkuat tata kelola sumber daya pesisir, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan.(***)
Pewarta: Basrudin








