Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Drama Penggerebekan Wanita Terduga Bandar Sabu Antar Propinsi di Kayumalue, Warga dan Polisi Nyaris Bentrok

Oplus_16908288

Palu,Portalsulawesi.Id- Sejumlah personil Polisi dari berbagai satuan nyaris bentrok dengan sejumlah warga di kelurahan Kayumalue pasca penangkapan seorang terduga bandar sabu antar propinsi, warga yang terprovokasi sempat menghadang sejumlah aparat kepolisian dalam operasi gabungan penggerebekan pada Kamis siang (23/102025).

Dari lokasi penggerebekan,Polisi berhasil mengamankan seorang wanita bersama barang bukti sabu beserta uang tunai yang diduga hasil transaksi narkotika,  saat hendak dievakuasi dengan mobil taktis Barakuda milik Satbrimob Polda Sulteng tiba tiba saja sejumlah warga melakukan perlawanan dengan melempari mobil polisi dengan batu.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono ( foto.Ist)

Suasana semakin mencekam ketika sejumlah warga dengan sengaja menabuh tiang listrik untuk menghimpun warga lain, tampak warga berlarian dengan bersenjatakan batu dan barang tajam untuk melakukan perlawanan.

Dalam siaran persnya, Polda Sulteng melalui Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Djoko Wienartono, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, penggerebekan dilakukan oleh tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Gorontalo dengan dukungan pengamanan dari Satbrimob Polda Sulteng,” ujar Djoko Wienartono ,Jumat (24/10/2025).

Djoko Wienartono juga mengungkapkan bahwa dalam operasi tersebut pihaknya mengamankan seorang perempuan yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran sabu lintas provinsi. Sejumlah barang bukti berupa sabu dan uang tunai hasil transaksi turut disita petugas.

“Tersangka kini sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Djoko. Terkait gejolak yang terjadi akibat penggerebekan tersebut diakuinya sempat terjadi perlawanan dari warga, namun situasi berhasil dikendalikan tanpa jatuh korban jiwa.

“Kami minta masyarakat tidak mudah percaya pada potongan video yang beredar. Percayakan proses hukum pada aparat,” himbaunya .

Perlawanan warga tersebut merupakan cerminan rendahnya tingkat kesadaran warga terhadap bahaya penyalah gunaan Narkotika , beliau mengingatkan bahwasanya Narkotika itu musuh bersama.

Polisi kini tengah menelusuri jaringan besar yang diduga beroperasi lintas provinsi.

Sebelumnya ,sebuah video penggerebekan aparat kepolisian yang viral di media sosial menghebohkan warga Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu. Dalam video berdurasi 2 menit 30 detik itu, tampak sejumlah warga berusaha menghadang petugas saat melakukan penggerebekan di kawasan permukiman.

Aksi tersebut bahkan sempat memanas ketika mobil taktis milik Satbrimob Polda Sulteng dilempari hujan batu oleh massa warga setempat.

Peristiwa itu disebut terjadi di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu. Rekaman yang beredar luas di berbagai platform sosial media memperlihatkan situasi tegang antara aparat kepolisian dan sekelompok warga yang diduga berusaha menghalangi proses penangkapan.

“Saat proses penangkapan berlangsung, situasi di lapangan sempat menegangkan karena ada perlawanan dari beberapa warga yang tidak terima. Namun, petugas berhasil mengendalikan keadaan tanpa korban jiwa,” jelasnya

Saat ini, tersangka bersama barang bukti telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga tengah melakukan pengembangan guna menelusuri jaringan narkoba yang diduga memiliki koneksi lintas provinsi.

“Narkoba adalah musuh bersama karena dampaknya sangat merusak, terutama bagi generasi muda penerus bangsa. Kami berharap masyarakat justru bisa mendukung langkah kepolisian dalam memberantas jaringan peredaran narkoba, bukan sebaliknya,” tegas Kombes Djoko Wienartono.

Ia menambahkan, masyarakat diminta untuk selalu berpikir jernih dan menyerahkan sepenuhnya penegakan hukum kepada aparat yang berwenang.

“Mari bersama kita ciptakan lingkungan yang aman, bebas dari narkoba, dan mendukung masa depan generasi bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.

Pewarta : Adityawarman

Editor     : Heru