Donggala,Portalsulawesi.id– Gerakan Aksi Gratis 484 yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Donggala melalui dinas perikanan, bukan sekadar seremoni. Program yang digelar pada Selasa (16/9/2025) di Kecamatan Sojol dan Sojol Utara ini menjadi instrumen strategis dalam membangun identitas, melindungi, sekaligus memperkuat posisi tawar nelayan.

Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assagaf, menyebut Aksi 484 mencakup tiga layanan utama: kartu Kusuka elektronik, sertifikat tanah nelayan, dan sosialisasi asuransi. “Ini bentuk penghargaan pemerintah terhadap profesi nelayan, pembudidaya ikan, hingga pedagang hasil perikanan,” ujarnya.
Sebanyak 384 kartu Kusuka elektronik dibagikan untuk pelaku usaha perikanan, sementara 100 sertifikat tanah nelayan elektronik diserahkan di Desa Pesik. Keduanya bukan hanya formalitas administrasi, melainkan akses pada sumber daya baru: perbankan, pembiayaan, hingga pengakuan hukum.
Program ini juga disertai sosialisasi asuransi nelayan yang rencananya diluncurkan penuh tahun depan. Skema ini memberi jaminan bagi nelayan yang menghadapi risiko tinggi di laut, dari kehilangan penghasilan akibat kecelakaan kerja hingga perlindungan bagi keluarga saat musibah terjadi.
Dengan melibatkan unsur Forkopimda, BPJS Ketenagakerjaan, hingga perbankan, Aksi 484 menjadi titik pijak baru bagi nelayan Donggala yang selama ini rentan secara sosial dan ekonomi.(***)
Pewarta:Basrudin








