Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Kades Tosale Akan Realisasikan 7 indikator Prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2025.

Donggala, Portalsulawesi.Id-Untuk merealisasikan 7 Metrik (Indikator Kunci) Prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2025 yang diatur dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes) Nomor 2 Tahun 2024, dan Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025,yang mana fokus penanganannya pada kemiskinan ekstrem, penguatan desa adaptif terhadap perubahan iklim, peningkatan layanan kesehatan, termasuk penanganan stunting,serta dukungan program ketahanan pangan.

Kepala desa Tosale Moh.Raziqin kepada media ini  mengatakan penggunaan dana desa di tahun 2025 ini berfokus pada 7 prioritas utama yang pertama adalah
Penanganan Kemiskinan Ekstrem dengan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, dengan penggunaan Dana Desa paling tinggi 15% untuk BLT Desa.

Kedua , penguatan Desa Adaptif terhadap Perubahan Iklim dilakukan dengan cara mengarahkan
Dana Desa untuk mendukung desa dalam menghadapi perubahan iklim, seperti pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Ketiga ,peningkatan Promosi dan Layanan Dasar Kesehatan dilakukan dengan cara mengunakan Dana Desa untuk meningkatkan layanan kesehatan dasar, termasuk penanganan stunting, melalui promosi kesehatan, penyediaan fasilitas kesehatan, dan edukasi terkait kesehatan.

Keempat , dukungan Program Ketahanan Pangan dengan cara mengalokasikan
Dana Desa untuk mendukung program ketahanan pangan, termasuk pembangunan lumbung pangan, peningkatan kapasitas lahan pertanian, dan pengembangan produk unggulan desa.

Kelima ,pengembangan Potensi dan Keunggulan Desa melaui bumdes dengan cara menggunakan Dana Desa untuk mengembangkan potensi dan keunggulan desa, seperti melalui pemberdayaan pelaku usaha di sektor pangan, pengembangan produk unggulan.

Keenam , pembangunan Berbasis Padat Karya Tunai dan Bahan Baku Lokal dilakukan dengan cara menggunakan
Dana Desa untuk pembangunan berbasis padat karya tunai dan menggunakan bahan baku lokal, yang dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian desa.

Ketujuh , mewujudkan desa Digital dengan cara menyempurnakan website desa agar pemanfaatan teknologi dan informasi didesa lebih baik lagi.

Menurut Raziqin Program Sektor Prioritas Lainnya di Desa,Selain fokus utama Dana Desa juga bisa digunakan untuk program sektor prioritas lainnya yang telah ditentukan dalam musyawarah desa,”ujarnya kepada media ini,selasa(13/05/25).

“Karena Pengunaan Dana Desa harus sesuai dengan petunjuk operasional yang tertuang dalam Permendes PDT Nomor 2 Tahun 2024 dan Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025.

Untuk itu Penyaluran Dana Desa kami lakukan secara transparan dan akuntabel, melalui musyawarah desa dan Prioritas penggunaan Dana Desa didasarkan pada kebutuhan dan potensi yang desa tosale.

Lanjut alumni ustad itu mengatakan
Dari 7 indikator ada 4 indikator kunci yang sudah terealisasi didesa yang di pimpinya yakni di desa Tosale kecamatan bahawa Selatan kabupaten donggala provinsi Sulawesi Tengah.

Ke-4 nya adalah penanganan masyarakat miskin ekstrem dengan mengelontorkan anggaran 15 persen dari anggaran dana desa,Penguatan Desa Adaptif terhadap Perubahan Iklim dengan membangun drainase di dusun 2 sepanjang 207 meter,
Pengembangan Potensi dan Keunggulan Desa melaui bumdes dengan memberikan anggaran melalui pernyataan modal 20 persen dari dana desa atau bekisar RP.225.xxx.xxx dan digital desa memasang baliho informasi didepan kantor desa.

Sementara 3 indikator lagi kami akan upayakan untuk merealisasikan semua di tahun ini karena kebutulan dari 7 indikator itu sesuai dengan visa misi yang dituangkan didalam RPJMDes.(***)

Pewarta: Basrudin