Morowali,Portalsulawesi.Id- Pasca pemberitaan yang dimuat portalsulawesi .Id terkait penangkapan oknum Polisi yang diduga menjadi pengedar narkoba jenis Sabu-Sabu pada Senin ( 09/10/2023) di desa Lele Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali oleh Tim Intel Kodim 1311/Mrw bersama aparat desa Lele dan anggota BNNK Morowali, pihak Kepolisian Resor Morowali angkat bicara.
Kapolres Morowali, AKBP Suprianto SIK.MH melalui Kasi humas Polres Morowali, Ipda Abdul Hamid mengatakan bahwa pihaknya bukan menolak diserahkannya terduga penyalahgunaan Sabu tersebut. Alasanya ,pihak Polres Morowali mengira karena informasi yang diterima dari Tim Intel Kodim 1311/Mrw bahwa ada orang Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Morowali yang terlibat maka proses hukumnya ditangani oleh BNN.
“ Kapolres Morowali AKBP Suprianto SIK.MH menyatakan bahwa Pihak Kepolisian bukan menolak diserahkannya terduga penyalahgunaan sabu tersebut, namun berdasarkan informasi yang kami dapat personil intel Kodim dan BNN Yang telah melakukan penangkapan dan penggledahan sehingga kami berfikir bahwa BNN Yang akan menangani kasus tersebut “ tulis Ipda Abdul Hamid melalui Aplikasi WhastApp ke redaksi portalsulawesi.Id.
Masih menurut Kapolres Morowali , terkait adanya dugaan keterlibatan anggota Polri dalam penggerebekan tersebut , pihaknya masih melakukan pendalaman
“ Kemudian, adanya dugaan keterlibatan Anggota hal tersebut masih di dalami Propam Polres Morowali karna Propam Polres Morowali belum Memiliki Bukti bukti terkait keterlibatan angt polres morowali dan apabila terbukti akan kami tindak tegas sesuai Hukum yang berlaku” tulis Abdul Hamid mewakili Kapolres.
Kapolres Morowali, AKBP Suprianto SIK.MH menyatakan komitmennya untuk mengungkap serta menindak tegas semua pelaku kejahatan narkotika tanpa pandang bulu.
“ Polres Morowali akan terus bekerja keras dan berkomitmen untuk mengungkap dan menindak tegas pelaku kejahatan Narkotika guna menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat Dan Pihak Kepolisian mengajak semua Pihak untuk berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat kepolisian dalam upaya memberantas peredaran Narkotika di Wilayah Kab Morowali “ tegas Kapolres dalam pesan singkatnya.
Diberitakan sebelumnya, pada senin malam, tepatnya tanggal 9 Oktober 2023 sekira pukul 20.30 Wita, Tim Intel Kodim 1311/Morowali berhasil menggerebek sebuah kamar kos di Desa lele Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali .
Hasilnya, diamankan tiga orang warga yang diduga kuat merupakan jaringan pengedar Sabu di wilayah Bahodopi . Dari hasil penggeledahan diketahui salah satu yang diamankan merupakan anggota Polri berinisial MRS (36) berpangkat Brigadir Polisi, dia diamankan beserta sejumlah barang bukti .
Selain Brigpol MRS, Tim Unit Intel Kodim 1311/MRW juga mengamankan MSR (30),pria kelahiran Lawewe suku Bugis Palopo warga Desa Bahomotefe Bungku Timur serta perempuan berinisial Nrl (25), Suku Tolaki beralamatkan di Desa Lele Kecamatan Bahodopi.

Dari tangan mereka yang diamankan, Tim Intel Kodim 1311/MRW menyita sejumlah barang bukti diantaranya 13 bungkus/Shaset yang diduga jenis Sabu-sabu yang siap edar, 2 buah Hp (jenis Relmi, dan Oppo), 1 buah buku tabanas beserta ATM BRI, 2 buah buku catatan, Uang sejumlah Rp. 1.108.000 serta sebuah timbangan digital mini.
Lettu Inf.Amiruddin, selaku Komandan Tim Intel Unit Kodim 1311/MRW yang dikonfirmasi media ini membenarkan peristiwa penangkapan terduga pengedar Sabu tersebut, sebelumnya dirinya kaget ketika kejadian ini dikonfirmasi.
“maaf mas, informasinya dapat dari mana ?” Tanya Dan Unit Intel Kodim 1311/MRW, Lettu Inf. Amiruddin setengah menyelidik.
Setelah dijelaskan , akhirnya beliau membenarkan terkait kejadian malam tersebut. Dirinya membenarkan jika tim yang dipimpinnya melakukan penggerebekan terhadap sebuah kamar kos yang diduga kuat menjadi tempat transaksi Narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat khususnya warga desa Lele.
“benar barang bukti Sabu sabu 13 Shaset yang siap jual ditemukan dikamar yang digrebek, anggota Polri inisial MRS kami temukan bersama sejumlah barang bukti lainnya “ ujarnya.
Setelah diketahui jika salah satu terduga pengedar tersebut adalah anggota Polri, Unit Tim Intel Kodim 1311/MRW langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dalam hal ini Kapolsek Bahodopi.
‘Setelah kami ketahui ada oknum Polri ,selanjutnya saya selaku Dan Unit Intel melakukan Koordinasi dengan pihak Polsek Bahodopi ,dalam hal ini Kapolsek Bahodopi IPDA Edhi Hariono SH, selanjutnya oknum Polri inisial MRS dijemput dan dibawa ke Polsek Bahodopi untuk diamankan , sementara 2 orang Masyarakat dibawa kekantor Kodim 1311/Mrw untuk diamankan dan dimintai keterangan “ jelas Perwira Dua Balak di Unit Intel tersebut melalui sambungan Telepon.
Dalam penggerebekan tersebut, Dan Unit Tim Intel 1311/MRW ,Lettu Inf.Amiruddin didampingi tiga orang personil dari timnya, juga ada Babinkamtibmas Desa Lele , Bripka Amir , Kepala Desa Lele , Junaedin, Bapak Muksin selaku Kepala Dusun Lele, Anggota BPD Desa Lele,Asrar serta Anggota BNNK Morowali, Pendi.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Lele, Junaedin membenarkan peristiwa penggerebekan terduga pengedar Sabu-sabu di desanya. Selaku kepala Desa dirinya merasa khawatir akan makin maraknya peredaran narkotika di wilayahnya.
“Ia pak berangkat dari keresahan masyarakat kita pak, Bahodopi krisis narkoba, Krisis peredaran narkoba “ keluhnya.
Terkait detail proses penggerebekan tersebut, selaku kades Lele dirinya menyarankan pihak media mengkonfirmasi langsung kepada Dan Unit Intel Kodim yang memimpin penggerebekan.
“Mohon maaf pak,biar satu informasi bapak ambil informasi saja sama pak amir pak “ elaknya halus.
Anehnya, usai diperiksa Tim Unit Intel Kodim 1311/Mrw, kedua terduga pengedar yang diamankan bersama oknum polisi tersebut tidak mau diterima oleh pihak Polres Morowali ataupun BNNK Morowali . penolakan penanganan hukum terhadap keduanya menimbulkan polemik tersendiri , entah dengan alasan apa sehingga terkesan Polres dan BNNK Morowali saling lempar tanggung jawab.
“usai kami ambil datanya dikantor Kodim, kami mau menyerahkan kedua terduga ke Polisi atau BNNK, tetapi kedua institusi tersebut menolak dengan alasan yang tidak kami mengerti , kami jadi binggung sendiri “ jelas Amir,sapaan akrab Dan Unit Tim Intel Kodim 1311/Mrw. ***
Pewarta : Heru








