Palu,Portalsulawesi.Id- Dalam rangka meningkatkan kemampuan personil Polri khususnya di satuan elit Brimob, puluhan anggota Brimob Polda Sulteng ikut dalam sebuah Latihan kemampuan Search And Rescue (SAR). Kegiatan tersebut digelar di dua tempat yakni di Markas Komando satuan Brigade Mobil (Mako Satbrimobda ) Polda Sulteng di jalan Trans Sulawesi Mamboro serta di Mako Batalyon A Pelopor di Desa Ngatabaru ,Kabupaten Sigi .
Kegiatan yang digelar sejak tanggal 27 Maret hingga 07 April 2023 ini menitikberatkan pada peningkatan keahlian petugas yang melakukan pencarian, evakuasi dan pertolongan pertama di darat dan perairan, maupuan melalui udara dengan menggunakan helikopter.
Dengan pertimbangan karakteristik wilayah Sulawesi Tengah yang didominasi dengan pegunungan dan pesisir pantai.
Komandan Satuan Brimob Polda Sulteng Kombes Pol Mokhamad Alfian Hidayat. SIK dalam upacara penutupan latihan VIP protection dan SAR di mako Brimob Mamboro, Sabtu pagi (08/04/2023) menyampaikan penekanan agar pelatihan yang sudah dilaksanakan tersebut mampu mengangkat profesionalisme Satuan Brimob dalam menanggapi penugasan penanganan bencana alam, kecelakaan maupun kebutuhan SAR lainnya.
“Kesiapsiagaan dan kewaspadaan sangat penting, kita perlu tim SAR yang cepat tanggap, yang militan, yang mampu memberikan pertolongan yang cepat dan tepat terhadap kondisi di lapangan… setiaqp detik sangatlah berarti bagi kesiapan jiwa”
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, peserta yang berasal dari personil yang bertugas dari Kompi-Kompi dijajaran Brimob Polda Sulteng ini digembleng dengan materi SAR air seperti renang dan selam dasar.

Selain itu, disamping penjejakan dan navigasi darat pada materi SAR darat, titik berat latihan SAR kali ini ditekankan proses evakuasi dan penanganan melalui udara. Sehingga, penguasaan pengetahuan tentang vertikal rescue dan heli rescue menjadi hal utama.
Melalui siaran pers yang diterima redaksi media ini dijelaskan bahwa dalam pelatihan ini para personil Brimob dituntut Latihan maksimal sehingga bisa menguasai tehnik secara maksimal dalam proses evakuasi.
Hal ini dijelaskan oleh Kabag Ops Satbrimob Polda Sulteng Kompol M. Iliyas, Amd.Kom. menurutnya , proses evakuasi melalui udara merupakan hal krusial dan berisiko tinggi maka para peserta harus benar-benar menguasai dan memahami tekniknya. Karena, kelalaian kecil bisa berdampak buruk dan membahayakan nyawa sang penolong ataupun korban.
Untuk mendukung proses peyelamatan udara tersebut, mulai dari materi Mountenerring, rappelling, Fast-roping diberikan untuk memperkuat personil dalam melaksanakan praktek lowering, hauling dan suspension system pada latihan yang digelar di perbukitan Biromaru dengan menggunakan helikopter Bell 249 Polri tersebut.
“Dalam situasi tertentu dimana medan sulit dilalui akses darat, maka evakuasi dan pertolongan via udara adalah metode yang paling efektif dan cepat untuk melakukan evakuasi. Makanya untuk latihan kali ini fokus pada pelatihan penyelamatan melalui udara,” kata Iliyas.****
Sumber : Siaran Pers Satbrimob Polda Sulteng








