Palu,Portalsulawesi.Id- Aksi Demostrasi ribuan massa yang tergabung dalam beberapa elemen masyarakat di Kota Palu,Kamis (08/10/2020) berlangsung ricuh, aksi tersebut bentuk protes terhadap pengesahan UU Omnibus Law oleh Pemerintah.
Demontrasi yang menimbulkan puluhan peserta demo ditangkap aparat kepolisian, sejumlah orang terluka juga menyisakan material sampah plastik,batu hingga botol air mineral berserakan sepanjang jalan Protokol Sam Ratulangi ,Kota Palu.
Jelang malam hari,para peserta Demo sudah membubarkan diri,yang tersisa hanya beberapa orang Aktifis yang tampak sibuk mengurus rekannya yang diamankan pihak Polda Sulteng.
Jalan Sam Ratulangi tempat pemusatan aksi demo tampak berantakan,sampah sisa Demo berserakan.
Malam hari, gantian Pasukan SiJago Merah menduduki lokasi demo,mereka bersenjatakan selang dan Nosel tembak milik Damkar ,sejumlah personil tampak unjuk kemampuan didepan markas Polda Sulteng.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu mengerahkan 5 unit mobil Pemadam kebakaran untuk membersihkan jalan protokol propinsi Sulawesi Tengah itu dari sisa material sampah akibat aksi demo Kamis pagi tersebut, sepanjang jalan Sam Ratulangi dibersihkan dengan menyemprotkan air dibadan jalan sehingga material sisa demo tersingkirkan.
Damkar Kota Palu dibawah kendali Kasi Operasionalnya, Sapril mengerahkan 39 personil pasukan sijago merah,personil tersebut berasal dari Mako Damkar Kota Palu sejumlah 32 orang serta UPT Damkar Palu Barat 7 personil.
” kami hanya dimintai tolong untuk membersihkan bahu jalan dari sampah dan sisa material bebatuan akibat demo tadi pagi, kami berusaha agar kondisi jalan ini kembali bersih seperti sedia kala sebelum demo ” ungkap Sapril kepada portalsulawesi.
Safril menambahkan bahwa untuk sampah yang ada disekitar lokasi demonstrasi akan ditangani oleh dinas Kebersihan dan Lingkungan hidup Kota Palu,” kalo sampah itu ada dinas kebersihan yang urus,kami hanya membantu membersihkan jalan protokol ini” ungkapnya.***
Penulis : Arif Ashari








