Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Dua Anak Perempuan Asal Mepanga Hilang di Dalam Hutan

Parimo,Portalsulawesi.Id- Dua anak perempuan kakak beradik asal Desa Kampung Bugis Utara Kecamatan Mepanga Kabupaten Parimo dilaporkan hilang sejak selasa (28/07/2020) , informasi terkait hilangnya dua anak bersaudara tersebut disampaikan oleh Hendrik,Sekertaris Desa Kampung Bugis Utara Kecamatan Mepanga.

Dari laporan sekdes tersebut pada hari Jumat (31/7/2020) telah hilang 2 orang anak Perempuan kakak beradik suku Lauje sejak tanggal 28 Juli 2020.

Anak perempuan yang hilang tersebut bernama Tiara ( 10 tahun) dan yg adiknya undo (6 tahun)

Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes melalui Kepala Sub Seksi Operasi SAR dan Siaga, Andi Sultan, S.E. lewat siaran persnya mengatakan kejadian berawal pada tanggal 28 Juli 2020 sekitar pukul 09.00 Wita kedua korban bersama orang tuanya berada di kebun dan sekitar pukul 10.00 wita orang tua korban hendak turun ke kampung untuk mengambil BLT.

Kedua anaknya kemudian meminta ijin ke kebun pamannya yg berada di sebelah kebunnya untuk mengambil sagu.

Pada Pukul 18.00 wita orang tua korban kembali ke kebun namun ia tidak mendapati kedua anaknya. Ia kemudian pergi ke kebun saudaranya untuk menanyakan keberadaan anaknya dan dari keterangan saudaranya diketahui jika keduanya sudah kembali sejak pukul 11.00 wita.

Orang tua korban dan saudaranya melakukan pencarian namun tidak menemukan keberadaan kedua anaknya, mereka kemudian melaporkan hal tersebut ke aparat desa setempat, selanjutnya aparat desa membantu melakukan pencarian namun hingga kini kedua korban belum diketahui keberadaannya.

Merespon laporan masyarakat tersebut, Basarnas Palu melalui Pos SAR Parigi menurunkan 1 (satu) tim rescue untuk diberangkatkan ke lokasi kejadian dengan menggunakan rescue truck.

Setibanya di lokasi kejadian, tim Rescue langsung melakukan koordinasi ke pihak terkait untuk selanjutnya mendirikan posko dan melakukan pencarian.

Saat berita ini ditayang,tim rescue dari Pos SAR Parigi dalam upaya persiapan penyisiran pencarian kedua anak yang dilaporkan hilang tersebut dibantu masyarakat serta Aparat Desa dan TNI/Polri .***

Sumber : Basarnas Palu