Tolitoli,portalsulawesi.id-Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Tolitoli mengundang sejumlah wartawan diTolitoli di RS.Mokopido,Jumad (20/03/2020),pukul 16.15 Wita untuk memberikan keterangan pers terkait suspek Covid-19 diTolitoli.
Hadir dalam konfrensi pers Direktur Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli dr, Daniel. Sekertaris Dinas Kesehatan Anjasmoro, Ketua IDI dr, Moh Sofyan SP, B.( koordinator seksi manajemen Klinis Satgas Covid 19 Kabupaten Tolitoli), Ketua Komite Medik Dr, Kadir, dokter DPJP, Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli, Dokter Spesialis Anak, dr Melda S, Pa, dan Dokter Patologi Klinik dr, Sinta, S,pa,M.kes.
Berdasarkan dari hasil pemeriksaan dokter yang menangani pasien tersebut Di ketahui pasien PDP O1 ,pasien masih berusia tiga tahun yang berjenis laki laki.
Pasien yang masuk dalam daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebelumnya dirawat dengan gejala diare disertai muntah muntah.
Dihari kedua dalam perawatan,tim dokter mendeteksi bahwa pasien juga menderita infeksi saluran pernapasan ( ISPA ) Untuk lebih meyakinkan Dokter melakukan pemeriksaan secara detail yaitu CT scan.
Dari hasil pemeriksaan, pasien pernah kontak dengan keluarga dari cina ,Ungkap Tim sat gas Covid 19.
dr,Milda dalam keterangan Persnya mengatakan dari hasil analisis yang Di lakukan pihaknya sudah sesuai dengan Standar Oprasional pelaksanaan ( SOP ) dalam penanganan pasien PDP,Pasien 01 yang terindikasi wajib Di lakukan Isolasi serta mendapatkan penanganan serius empat belas hari Ke depan ,dan keluarga pasien dan perawat yang sudah terkontaminasi dengan pasien PDP yang merawat pasien harus mendapatkan pengawasan secara serius.
Sambil menunggu hasil pemeriksaan yang Di kirim Ke Laboratorium Pusat penelitian Jakarta Apakah pasien 01 positif atau negatif tem satgas Covid -19 yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Tengah dan pasien PDP tetap dalam pengawasan Dan terisolasi.
Direktur Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli dr. Daniel mengatakan Selama merebahnya kasus Virus Corona Tim satgas Covid 19 telah menemukan satu kasus pasien PDP di Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli ,menurutnya pasien tersebut dalam pengawasan .
“kami tidak tinggal diam kami akan melakukan penanganan secara serius Dan insentif bagaimana kita dapat memutuskan dari virus corona Dan penyebarannya, sehingga kami dari pihak Rumah Sakit Umum mokopido Tolitoli membatasi jam besuk untuk pasien ini semata mata mengurangi penyebaran virus corona yang kita tidak tahu asalnya dari mana ” Tutup dr. Danial.***
Penulis : Moh.Yusuf








