Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Ular Python Berukuran Tujuh Meter Gegerkan Warga Sigi

Banggkai Ular Python atau ular sawah yang ditemukan warga di Desa Tuva,Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi,Kamis (4/5) . (Foto :Ist)

Sigi , portalsulawesi.id- Masih Ingat dengan Kasus kematian Akbar yang Tragis di Desa Salubiro,Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju ? Akbar yang tewas ditelan Ular Python  di Kebun sawit pada Senin (27/3/2017) ,warga akhirnya membunuh Ular Python  tersebut dan mengeluarkan Jenazah Akbar yang telah Tewas dari lambung binatang melata tersebut .

Kali ini ular sejenis membuat geger Masyarakat Kabupaten Sigi,khususnya masyarakat Desa Tuva kecamatan Gumbasa. Kamis Siang (4/5) Pukul 15.00 Seorang warga bernama Mohamad Hatib beserta rekan rekannya menemukan seekor Ular Python  dengan panjang 7 meter dikebun Kakao miliknya.

Ular Python tersebut ditemukan Tidak jauh dari Pinggir sungai  yang berada disekitar Desa Tuva, Binatang melata tersebut ditemukan melingkar di batang Pohon Kakao dan dalam Posisi diam. Kemungkinan Besar Ular Python  tersebut hanyut Terseret Arus Sungai yang berbatu , sungai disekitar Desa Tufa merupakan Sungai yang berhulu di Taman Nasional Lore Lindu Kecamatan Kulawi.

Ular Python Panjang Tujuh Meter yang ditemukan warga di Sigi (Dok.IST)

Penemuan Ular Python  atau umumnya disebut Ular sawa oleh masyarakat Lokal sontak menarik perhatian warga sekitar,bahkan masyarakat pengguna jalan Trans Palu-Kulawi sempat berhenti dan singgah menyaksikan binatang Melata yang memiliki panjang Tubuh Tujuh meter.

 Ular Python atau Sanca kembang atau sanca batik adalah sejenis ular dari suku Pythonidae yang berukuran besar dan memiliki ukuran tubuh terpanjang di antara ular lain. Ukuran terbesarnya dikatakan dapat melebihi 8.5 meter dan merupakan ular terpanjang di dunia Lebih panjang dari anakonda (Eunectes), ular terbesar dan terpanjang di Amerika Selatan. Nama-nama lainnya adalah ular sanca; ular sawah; sawah-n-etem (Simeulue); ular petola (Ambon); dan dalam bahasa Inggris reticulated python atau kerap disingkat retics. Sedangkan nama ilmiahnya yang sebelumnya adalah Python reticulatus, kini diubah genusnya menjadi Malayopython reticulatus.

Menurut Warga sekitar, penemuan Ular Sawah atau Ular Python disekitar Desa Tuva bukan yang pertama Kali ,masyarakat di kecamatan yyang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Lore Lindu sudah sering kali menemukan Ular dengan panjangg yang lebih dari yang ditemukan sekarang.

“ Penemuan Ular  sawah seperti ini biasa terjadi,di daerah Kami ini masih banyak ditemukan ular sejenis ini ,bahkan ular jenis lain juga biasa ditemukan warga “ Pungkas Mohamad Hatib sambil memegang Ular Python yang telah menjadi Bangkai.***

Reporter : Ardhy LIRA

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *