Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Sepi Pembeli dan Terancam Roboh,Pasar Ikan Tompe di tinggal Pedagang

Pasar Ikan Tradisional Desa Tompe yang sepi ditinggal Pedagang (Foto :Heru)

Donggala, portalsulawesi.id- Satu lagi Aset Pemerintah Donggala yang dibangun dengan mempergunakan Anggaran Ratusan Juta mulai Mubasir,sebuah Pasar Ikan di Desa Tompe sekarang tidak lebih dari sebuah Tempat berteduh ternak dan Sebuah Bangunan Nyaris Roboh.

Adalah pasar Ikan Desa Tompe,Kecamatan Sirenja kabupaten Donggala yang dibangun mempergunakan Dana APBN tahun 2015, lokasinya yang bertepatan dengan kantor Koramil Sirenja dan berjarak Kurang lebih 80 KM dari Kota palu.

Desa Tompe sendiri merupakan Desa pesisir dengan Masyarakat Nelayan yang lumayan banyak,hasil Tangkap Ikan nelayan Desa Tompe sejak Dulu dikenal sampai di Kota palu bahkan menjadi Komoditi Ekspor keluar Daerah Sulawesi tengah.

Pasar Ikan desa Tompe yang dibangun oleh Dinas kelautan dan Perikanan Kabupaten Donggala Dua tahun lalu  Kondisinya saat inii memprihatinkan,Atap Pasar ikan tersebut tampak mulai copot satu persatu.

Belum lagi Kondisi Pondasi pendukung bangunan sudah retak mengangga,bahkan pasangan kuda kuda batu pada penyangga atap pasar sudah miring dan berpotensi rubuh.

Hal inilah yang membuat para pedagang ikan di Desa Tompe Enggan Berjualan di Pasar ikan yang nyaris Roboh ini ,selain itu pula jarak pasar Ikan dan pemukiman Penduduk menjadi Alasan Pedagang Enggan bberjualan di bangunan pemerintah tersebut.

“ Lokasi Pasarnya jauh dan sunyi pembeli, Dahulu kami berjualan disana akan tetapi selalu Rugi karena Ikan yang kami Jual lebih banyak yang tidak laku , Akibatnya kami merugi “ Ujar Haji Said salah seorang Pedagang ikan Desa Tompe kepada portalsulawesi.

“Ya Pak,bangunannya juga mengkhawatirkan karena sudah retak retak dan mau Roboh,bapak liat Pondasi dan lantainya sudah mengangga begitu “ Timpal Ibu Ayu salah seorang Pedagang Ikan yang sekarang berjualan Ikan di Depan Rumahnya.

Pondasi Pasar Ikan Desa Tompe yang Retak mengangga,berpotensi Roboh (Foto : Heru)

Kadis Kelautan dan Perikanan kabupaten Donggala ,Ali Assegaf saat dikonfirmasii mengakui Kondisi Pasar Ikan Desa Tompe tersebut sebenarnya tidak layak bangun,dikarenakan Lokasi pembangunan Pasar tersebut berada di lahan gambbut dan Dekat bibir Pantai dengan Tingkat Gelombang Ombak yang Besar.

“ Lokasinya memang bekas lahan Gambut dan terlalu Dekat dengan laut, Itu karena dahulu kesulitan lahan untuk membangun Pasar makanya di pilih tempat tersebut, itu Anggaran Pusat Tahun 2014 “ Jelas Ali Assegaf Lewat Telepon Genggamnya ke Redaksi portalsulawesi.id.

“Tahun ini kami Usulkan akan dibangun Talud atau pemecah Ombak disekitar Pasar ikan tersebut,agar supaya gerusan Air laut saat pasang tidak merusak Objek bangunan Pasar ikan tersebut “ Tambahnya .***

Reporter : H E R U

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *