Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Pembinaan Narapidana Di Lapas Palu Diapresiasi DPR RI

Ketua Tim Komisi III DPR RI Beny K. Harman berdialog dengan seorang narapidana perempuan dan bayinya di Lapas kelas IIA Petobo Palu, Selasa (2/5) (Antarasulteng.com/Anas Massa)

Palu, portalsulawesi.id – Seorang anggota Komisi III DPR RI H. Achmad H. Ali mengatakan pembinaan yang diterapkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Petobo Palu, Sulawesi Tengah, sudah berjalan dengan baik.

“Dari hasil kunjungan singkat ini, kami telah melihat dan mendengar dari warga binaan, tidak ada yang mengeluhkan atau menyoroti negatif soal pembinaan,” katanya di sela kunjungan Anggota Komisi III DPR RI di Lapas kelas IIA Petobo, Palu, Selasa.

Sejumlah anggota Komisi III DPR RI yang dipimpin Ketua Tim Beny K. Harman mengunjungi Lapas Kelas IIA Petobo Palu sebagai kegiatan awal kunjungan kerja mereka selama tiga hari di Kota Palu.

Tim Komisi Hukum DPR RI ini tiba di Palu, Senin malam, dan menjadwalkan akan bertemu dengan jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng, Ketua Pengadilan Tinggi Sulteng dan Kapolda Sulteng beserta jajaran mereka masing-masing.
Achmad H Ali, politisi Nasdem dari daerah pemilihan (dapil) Sulteng itu memberikan apresiasi kepada jajaran Kanwil Kementerian Hukum dan HAM setempat yang telah melaksanakan pembinaan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Meski, kata dia, jika dilihat dari kapasitas Lapas sudah tidak memadai lagi untuk para penghuni, sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah untuk menambah kapasitas Lapas itu.

Di Lapas Petobo Palu, kata Ali, masih bergabung pula UPT Lapas Anak dan Perempuan. Tetapi ke depan sudah akan ada Lapas Anak dan Perempuan sehingga yang ada di Lapas Palu nanti hanyalah warga binaan laki-laki.

Menurut Ali yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng itu, di Lapas Palu warga binaan mendapatkan berbagai latihan keterampilan mulai dari kerajinanan tangan sampai bengkel kendaraan mobil dan sepeda motor.

Warga binaan juga memiliki taman bacaan untuk menngkatkan pengetahuan mereka, serta mendapat pembinaan rohani sesuai dengan agama masing-masing.

“Semua itu sangat penting dan dibutuhkan warga binaan sehingga perlu terus ditingkatkan ke depan,” kata.

Sementara Kepala Lapas Kelas IIA Palu Ismono mengatakan jumlah warga binaan yang ada di Lapas itu saat ini sebanyak 564 orang dewasa dan anak serta seorang bayi.

Khusus warga binaan perempuan sebanyak 40 orang, 16 anak dan selebihnya adalah orang dewasa.

Dia mengaku bahwa jumlah penghuni itu sudah melebihi kapasitas lapas. Idealnya Lapas Palu hanya menampung sebanyak 290 orang, tapi sekarang ini sudah mencapai 564 orang.

“Setiap ruangan tahanan idealnya dihuni tujuh orang, teapi saat ini berjumlah 11 orang,” katanya.

Setelah mengunjungi Lapas Kelas IIA Palu, para anggota Komisi III DPR RI yang dipimpin Beny K. Harman menggelar tatap muka dengan Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng Iwan Kurniawan yang dihadiri seluruh Kepala Divisi dna unit-unit kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulteng.

source: antarasulteng.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *