Palu,portalsulawesi.id- Proses panjang mewarnai upaya klaim Asuransi pengelola PT Citra Nuansa Elok (PT CNE),pengelola Mall Tatura yang luluh lantak diguncang gempa 28 september 2018 silam, akhirnya setelah Sembilan bulan berurusan dengan Auditor Asuransi,Klaim Asuransi pada PT Asuransi Bumi Putera Muda (Bumida) terbayarkan.
Proses pembayaran dicairkan pada tanggal 4 November 2019 dengan Nilai Klaim mencapai kurang lebih 87 Milyar Rupiah, uang Klaim asuransi tersebut disimpan di dua Bank berbeda yakni Bank Mandiri dan Bank BNI.

“Alhamdulillah,Klaim asuransi Mall Tatura sudah dibayarkan,nilainya kurang lebih 87 Milyar rupiah dan sudah dalam rekening PT CNE” ungkap Memet Sendiri La Anto kepada sejumlah wartawan.
Saat ini proses pembongkaran puing sisa bangunan Mall tatura yang roboh lalu telah rampung, Management PT CNE kini tengah mematangkan rencana pembangunan kembali Mall yang menjadi kebanggaan warga Kota Palu. Rencananya, Groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan New Tatura Mall (NTM) tersebut akan dilaksanakan pada 20 Februari 2020 (20.02.20).
Nama Mall Tatura pun diperbaharui menjadi New Tatura Mall,untuk pembangunannya kedepan management PT CNE telah merancang sebuah bangunan struktur tahan gempa dengan metode penulangan berstandar SNI terbarukan.
“Kita pergunakan tehnologi terbarukan yakni SNI Terbarukan,rancangan bangunannya nanti akan diperluas dan akan ada Lahan parkir bawah tanahnya,basement kita rancang dua tingkat ke bawah dari total 7 tingkat keseluruhannya “ jelasnya.
“Sedangkan lima lantai ke atas akan ada ruang pameran, swalayan, dan tenant-tenant lainnya. Sampai saat ini, dari 25 ribu meter persegi (M2) ruang sewa, sekira 90 persen sudah terjual,” urainya.
Untuk menunjang keberhasilan pembangunan New Tatura Mall,Pihak PT CNE telah melakukan sejumlah Lobi kepada sejumlah Bank, bahkan Bank Sulteng telah menyatakan kesanggupannya untuk membantu pembiayaan pembangunan sebesar Rp.350 Miliar.
“Sampai saat ini memang baru PT Bank Sulteng yang akan bekerjasama dengan PT CNE dalam hal pembiayaan pembangunan NTM ke depan,” ujar Direktur PT CNE Memet Sendiri La Anto.***
Penulis : HERU








