Palu,portalsulawesi.id– Pemerintah Pusat melalui Kementrian Sosial yang diwakili oleh Kasubdit Tata Kelola Logistik Bencana Kementerian Sosial RI, Mohamad Syafii Nasution,mengelontorkan Rp.20.745.000.000 untuk 1383 Jiwa yang Meninggal dunia saat terjadi bencana Gempa Bumi,Tsunami dan Likuefaksi ,28 september 2018 silam,melalui Pemerintah Kota Palu,santunan dalam bentuk dana tunai pada rekening di Bank Mandiri diberikan kepada Ahi waris yang berhak.
Wàlikota Palu, Drs Hidayat MSi saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan dan menyalurkan bantuan santunan ahli waris korban bencana alam gempa bumi, likuifaksi dan tsunami tahun 2018 di kota palu secara simbolis ,Acara penyerahan santunan duka kepada para ahli waris dilaksanakan di ruang bantaya kantor walikota palu Sabtu ( 11-05-2019) dihadiri 50 orang Ahli waris.
Acara penyerahan secara simbolis tersebut dihadiri sejumlah pihak diantaranya Perwakilam kementrian Sosial,Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kota palu ,Pihak Bank Mandiri, TNi dan Polri,pihak terkait serta perwakilan para Ahli waris sekota Palu.
Penerimaan Santunan Duka tahap pertama tahap pertama sebanyak 1383 jiwa dengan total keseluruhan bantuan Rp20.745.000.000,-. Setiap ahli waris menerima santunan duka sebesar Rp15 juta melalui rekening Bank Mandiri.
Dalam kesempatan tersebut Walikota Palu, Drs Hidayat MSi berharap semoga penyerahan santunan duka bagi para keluarga korban bencana alam tanggal 28 september 2018 dapat menjadi penyejuk hati di bulan ramadan yang penuh berkah ini.
“Santunan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga Kota palu yang meninggal dunia saat bencana,semoga dapat bermanfaat bagi para ahli waris,kita yang masih diberi kesempatan hidup jangan lupa berdoa agar mereka yang telah mendahului kita agar diberi tempat yang layak disisi Allah SWT “ pesan Hidayat.
Kasubdit Tata Kelola Logistik Bencana Kementerian Sosial RI, Mohamad Syafii Nasution yang menghadiri penyerahan santunan secara simbolis di kota palu mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pencairan Dana santunan duka untuk masyarakat Sulawesi Tengah sejumlah Rp 28.Miliar di empat wilayah terdampak yakni,Palu,Sigi,Donggala dan Parimo.
“Total data penerima santunan duka masyarakat Sulawesi Tengah yang datanya telah masuk ke Kementerian Sosial sebanyak 4.400 orang. Untuk tahap pertama, bagi 1.906 ahli waris korban bencana Sulteng, dengan rincian dana yang digunakan sebanyak Rp28 Miliar, ” jelasnya.
Untuk dana santunan terbanyak dikota Palu mencapai 1383 Jiwa,selanjutnya 378 ahli waris di Kabupaten Sigi, 130 ahli waris di Kabupaten Donggala serta 15 jiwa untuk Parigi Moutong.
” Pencairan yang telah dilaksanakan di beberapa kabupaten Sulteng, merupakan satu rangkaian dari kegiatan pada hari ini, tahap kedua pihak Kemensos RI akan meakukan Validasi dan pendataan ulang agar Akurasi penerima Santunan Duka tepat Sasaran “ katanya.
Sementara itu, Manager Bank Mandiri Cabang Palu, Tomo Subagio, selaku penyalur yang melaksanakan pencairan santunan duka mengatakan bahwa ahli waris akan diberikan buku rekening.
“Hari ini, dilaksanakan penyerahan secara simbolis buku rekening tabungan bagi 50 ahli waris korban bencana alam Kota Palu untuk tahap pertama, ” ungkapnya singkat.***
Penulis : Jufri/Redaksi








