Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Amankan Hasil Panen Kakao Petani, Pemprov Sulteng Bakal Bangun Industri Berskala Besar

Rapat bersama Investor dalam rangka rencana pembangunan industri kakao di KEK Palu.(F-hms prov)

PALU, portalsulawesi.id – Dalam mendukung pengembangan produksi kakao di Sulawesi Tengah, PT.Lintas Data Prima berencana untuk membangun pabrik kakao di Palu, Sulawesi Tengah tepatnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu.

Terkait dengan rencana tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah dalam hal ini Sekdaprov Sulteng, Moh. Hidayat Lamakarate, didampingi Asisten II Setdaprov Sulteng, Dr. Ir. Elim Somba, M.Sc menyambut baik hal tersebut. Sebagaimana disampaikannya pada saat memimpin rapat bersama investor terkait rencana pembangunan industri kakao di Palu. Rapat berlangsung, Senin (4/3/2019), di ruang kerja Sekdaprov Sulteng.

Pembangunan industri kakao di Sulteng, khususnya di KEK Palu, diharapkan keberadaannya dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali semangat kerja petani kakao di Sulteng, mengingat Sulteng adalah salah satu sentra produksi kakao terbesar di Indonesia.

“Beberapa tahun lalu, Sulteng merupakan daerah penghasil kakao terbesar di Indonesia. Karena terkait anjloknya harga kakao di pasaran ditambah lagi adanya serangan hama yang menyerang tumbuhan kakao sehingga petanipun menjadi lesu dan terpaksa harus mengalihfungsikan lahannya agar bisa bertahan hidup,” ungkap Hidayat.

Dengan terbangunnya industri kakao yang berskala besar ini di KEK Palu, diharap dapat menjadi jaminan bagi masyarakat petani sehingga memudahkan petani dalam memasarkan hasil perkebunan kakao nya.

Selama ini hasil panen petani kakao di Sulteng sebagian besar di pasarkan ke wilayah Makassar. Sementara yang diuntungkan adalah provinsi lain (Makassar).

” Kakao dari Sulteng dijual di Makassar tentunya yang diuntungkan adalah Makassar karena dianggap itu semua adalah produksi kakao dari Makassar. Karena itu, dengan segera terbangunnnya industri kakao di KEK Palu dapat menampung seluruh hasil panen petani kakao di Sulawesi Tengah ini,” ujar Dodi Putro.
Rapat dihadiri, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM  dan Ketua Perusahaan Daerah , PT. Pembangunan Sulteng.(hms /*nila)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *