Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Ketum Bhayangkari Sambangi Teluk Palu,Pimpin Aksi Bersih Sampah Sambil Bernostalgia

Palu,portalsulawesi.id-Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional,ketua umum Bhayangkari Republik Indonesia, Tri Suswati Karnavian, 21 februari 2019, berkunjung ke lokasi pantai teluk palu, yang merupakan lokasi bekas tsunami pada 28 september 2018.

“saya ingin mengajak masyarakat disni, untuk bangkit kembali dari duka cita yang kemarin, dan bagaimana kita menjaga lingkungan kita, keindahan alam palu yang terkenal dengan mengelolah sampah dengan baik, terutama pengolahan sampah plastik, mengurangi sampah plastik, atau memperlakukan sampah plastik dengan benar” ungkap Ketua Umum Bhayangkari, Tri suswati karnavian.

Ibu Tri Suswati Karnavian selaku Ketua Umum Bhayangkari bersilaturahmi dengan petugas kebersihan di pesisir teluk palu saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang dilaksanakan di Pesisir teluk Palu,Kamis 21/02/2019. (Ist)

Tidak hanya sekedar berkunjung, Tri Suswati Karnavian juga turun langsung membersikan kawasan pesisir pantai teluk palu, bersama tni, organisasi perangkat daerah sulteng, dan masyarakat sekitar. Selain itu, istri dari orang nomor satu di Kepolisian ini memberikan bantuan berupa bak sampah untuk para pemulung.

“gerakan ini, agar membuat masyarakat sadar bahwa sampah adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah ataupun petugas kebersihan sampah saja, karena sampah rumah tangga termasuk sampah yang besar dihasilkan di lingkungan kita”tambah Ibu Tito Karnavian.

Selain berkunjung ke pesisir pantai teluk Palu, ia juga menyempatkan diri untuk menengok warga terdampak bencana, di selter huntara Petobo, untuk mengajarkan anak-anak dan ibu rumah tangga untuk peduli terhadap lingkungan, dengan memanfaatkan sampah plastik yang dapat di daur ulang dan di kreasikan dan punya nilai jual.

Gencarnya ketua umum bhayangkari mengkampanyekan HPSN ini bukan tanpa alasan,kepedulian istri Kapolri merupakan sebuah gerakan penyelamatan lingkungan secara nasional karena indonesia berada di peringkat kedua penyumbang sampah terbesar sedunia, setelah cina.***

Penulis : Risky Budiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *