Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Per 8 Januari 2019,Selamat Tinggal Bagasi Gratis Penumpang Lion Air

ilustrasi Bagasi Penumpang Pesawat (Ist)

Jakarta,portalsulawesi.id – Mulai Selasa 8 Januari 2019 maskapai Lion Air dan Wings Air menerapkan aturan batas barang jinjingan yang dibawa maksimal 7 kilogram per penumpang. Kebijakan Lion Grup ini sudah tersebar dalam surat resmi , seperti yang dilansir Tirto .id pada Jumat (4/1/2019).

Dengan peraturan seperti itu, mulai minggu depan penumpang yang menggunakan Lion Air yang membawa barang besar lebih dari 7 Kg harus menambah ongkos karena sudah tidak ada lagi jatah bagasi gratis.

Humas Dirjen Perhubungan Udara, Sindu Rahayu mengatakan, kebijakan Lion Air tersebut sah dilakukan karena sudah tertuang dalam Peraturan Menteri (PM) Perhubungan nomor 185 tahun 2015.

“Itu bisa dan sudah ada dalam PM,” kata dia ,seperti dikutip dari tirto.id

Ia menjelaskan, bagasi untuk jenis penerbangan Low-cost carrier (LCC) bisa dikenakan biaya. Sementara jika ada barang bawaan penumpang yang ukurannya kecil bisa disimpan di bagasi kabin.

Barang bawaan ini gratis disimpan di atap kursi penumpang dengan bobot maksimal 7 kilogram. Berdasarkan peraturan tersebut, Lion tidak melanggar peraturan alasannya ketentuan tersebut sudah tercantum dalam PM.

“Kan kalau Lion Air LCC, beda cerita dengan yang full service seperti Garuda,” kata dia

Soal peraturan bagasi berbayar, Tirto.id mengupas detail peraturan tersebut yang tertuang dalam PM 108 tahun 2015 pasal 22. Berikut isi peraturan soal bagasi penerbangan klas ekonomi yang bisa berbayar:

Pasal 22

Bagasi tercatat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21, merupakan ketersediaan bagasi tercatat bagi seluruh kelompok pelayanan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. kelompok full service, paling banyak 20 kg tanpa dikenakan biaya

b. kelompok medium service, paling banyak 15 kg tanpa

dikenakan biaya

c. nofrills (LCC) dapat dikenakan biaya***

Sumber :Tirto.id /berita ini sudah tayang di Tirto.id dengan judul Lion Air Tak Sediakan Bagasi Gratis Mulai 8 Januari 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *