Sultra-Muna, portalsulawesi.id- ASDEP dan Organisasi Keolahragaan Kementrian Republik Indonesia bersama BAPOPSI Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, melaksanakan kegiatan ‘Penataran Multila Teral Olahraga Bagi Guru Penjas dan Pelatih Grup Olahraga Se Kabupaten Muna’, senin (19 November 2018) di geduang aula galampano kantolalo.
Sekitar 500 pelatih mengikuti Training Of Trainer (TOT) dalam mewujudkan misi kementrian pemuda dan olahraga secara nasional menciptakan 100 ribu pelatih lahirkan atlet profesional.
Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu usai membuka kegiatan mengatakan, dalam mengikuti penataran, bagi peserta pelatih dapat memiliki ilmu yang mumpuni dibidang olahraga yang digeluti dan bisa lebih meningkat lagi metode atau tehnik dia menjadi pelatih.
Dia melanjutkan, Semoga dengan penataran ini bisa tercipta kader yang baik menjadi pelatih dan kami sangat mendukung kegiatan kementrian pemuda dan olahraga dalam memajukan olah raga di Kabupaten Muna.
“Atlet yang tidak terbina baik, maka lari ke daerah lain, makanya kita harus bangun semangat, cinta tanah air, cinta daerah serta cinta kabupaten, maka peran pelatih sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman dan perhatian yang baik, sehingga bisa mengharumkan daerahnya dan bangsanya disemua level kejuaraan, kata 02 Muna Malik Ditu kepada portalsulawesi.id usai membuka penataran pelatih,” senin (19/11).
Langkah juga yang perlu ditempuh selain penataran pelatih dalam memajukan olah raga di Muna, salah satunya membuat Gala Desa, kejuaraan ditingkat Desa untuk mencari bibit atlet, mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk terus dibina sehingga bisa menghasilkan atlet berprestasi nantinya, tambah Malik.
Malik Ditu meyakini, bila kejuaraan Gala Desa terus dilakukan, maka bibit atlet dari Desa akan bermunculan, ini bisa menjadi bagian mengembalikan kejayaan muna dibidang olahraga.

Ketua panitia pelaksana kegiatan Muchamad Kamsil Syahrani menyatakan Kementrian sudah tiga kali dalam tahun ini, membantu dalam hal penganggaran untuk melaksanakan tiga kali kegiatan di Kabupaten Muna.
Pelatihan pelatih kali ini, kita menghadirkan intruktur nasional dari pusat bapak Bambang Wijanarko, tuturnya.
Kamsil yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Muna menyatakan atas dorongan yang keras dari Plt Kadispora LM. Syukur Akbar dan Pemerintah Daerah, kami berhasil menurunkan anggaran dari Kemenpora RI yang didapat dengan perjuangan dan tidak mudah.
“Makanya kita harus gunakan dengan baik perhatian dari Kemenpora RI, sekali salah kita gunakan, jangan berharap lagi mendapat kucuran bantuan dari Kemenpora,” tegasnya.
Dia menambahkan, Ini peluang petama kita yang baik dari perhatian Kemenpora, juga kali pertama kita mendapat bantuan dari Kemenpora semenjak ketua KONI Muna di pegang La Ode Dyrun dan Plt Kadispora Muna dijalankan oleh LM. Syukur Akbar, mungkin tangan beliau berdua dingin sehingga kucuran bantuan dari Kemenpora terus bergulir di Muna.
Kamsil melaporkan bahwa, kegiatan pelatihan ini diikuti oleh guru penjaskes yang berasal dari TK, SD, SMP, dan SMA serta pelatih grup olahraga.
Semoga pihak dari Kemenpora RI terus mempercayakan kepada kami, untuk bisa melaksanakan kegiatan berikutnya dalam rangka memajukan olah raga nasional dan olahraga Kabupaten Muna, tutupnya.
Reporter : La Ode Alim








