Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Pertamina Gelar Program Peduli Bencana Sulteng

Palu – portalsulawesi.id – Dihari ke empat pasca Gempabumi dan tsunami yang melanda Kota Palu,Sigi dan Donggala,Petamina menggelar Program Peduli Bencana Sulteng dengan mengoperasikan kembali 5 SPBU Regional dari 17 SPBU Regional yang ada dikota Palu.

Pertamina Juga Mengerahkan Layanan Pertamina Mobile untuk membantu suplay BBM kepada Masyarakat Korban Bencana di Kota Palu,Dihari ke empat Pelaksanaan Program Peduli Bencana Ini Pertamina melakukan penjualan BBM dengan cara manual di empat Titik SPBU,masing Masing SPBU menyalurkan 600 liter BBM Jenis Avtur.

Sales Manager Pertamina Regional V ,Fandi Nugroho menjelaskan bahwa program Peduli Bencana Sulteng yang dilaksanakan oleh Pertamina sebagai langkah Antisipasi terhadap kelangkaan BBM pasca bencana empat hari silam.

“Program ini adalah wujud kepedulian Pertamina dalam menghadapi keadaan emergency pasca bencana,ini hari ke empat program dilaksanakan dengan menyalurkan 600 Liter BBM ” kata Fandy Nugroho,Selasa (2/10) di SPBU 74.941.07 Towua Palu.

Kegiatan Program Pertamina Peduli Bencana Sulteng dilaksanakan sejak hari pertama Gempa (28/9)silam,kegiatan ini dikawal ketat oleh aparat keamanan TNI-POLRI.

Ikhwan,masyarakat korban bencana sulteng Asal kelurahan Tatura bersyukur dan mengatakan program Pertamina Peduli Bencana sulteng 2018 sangat membantu ketersediaan BBM dikota palu dan sekitarnya.

” syukur skali pertamina bisa menyiapkan menyiapkan alternatif penyediaan BBM,apalagi saat ini sulit dapatkan BBM dengan harga yang sangat terjangkau walau kami harus Antri” Ujar Pengungsi yang berdomisili di Palu selatan tersebut kepada Portalsulawesi.

Pertamina dalam Aksi Peduli Bencananya menerapkan Harga BBM jenis Avtur seharga Rp.6450 dengan pengaturan Untuk Pengendara Motor dijatah dengan 3 liter BBM dan 5 Liter bagi Yang Mobil (Jerigen).

Tambahkan kutipan dibawahnya..
” kita mengisi secukupnya agar semua kebagian ,agar semua bisa terakomodir” jelas Fandi Nugroho mewakili Pihak pertamina.

Reporter : Heru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *