Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Harganya Mencapai Rp. 42.000, Pemda Parimo di Minta Turun Tangan

Parimo – portalsulawesi.id – Seakan tak mengindahakan surat edaran bupati parimo bernomor: 511.2/ 4248/ perekonomian di lanjutkan menyusulnya surat bupati parimo nomor:338/4420/ bag ekonomi, tertanggal 23 oktober 2017 tentang hasil rapat saber pungli, tanggal 30 juli 2017 silam tentang himbauan kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan kegiatan jual beli tabung gas lpg 3kg, kios dan pangkalan lpg.

Dari semua pelaku usaha penyaluran dan penjualan tabung gas 3kg bersubsidi dengan menjual di atas HET harga eceran tertinggi sesuai aturan, maka harus di tindak lanjuti oleh pemda parimo bagian ekonomi.

Masih terdapat pangkalan yang nakal menjual tabung 3kg bersubsidi kepada pengecer, yang menjual kembali dengan harga tinggi dari HET dari pangkalan, hal ini di keluhkan para masyarakat yang butuh tabung gas 3kg, pasalnya di pangkalan waktu datangannya penyaluran dari SPBBE, sentral penyaluran bahan bakar benergi Pertamina langsung habis di borong oleh para pengecer, lebih mementingkan pengecer ketimbang masyarakat.

Salah satuh warga yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, tidak mengetahui penyebab kelangkaan gas elpiji 3 Kg tersebut.

“Saya ikut antrian di pangkalan untuk mendapatkan tabung gas 3kg, pas waktu saya bawah tabung kosong untuk membeli kata pemilik pangkalan tabungnya sudah habis pak, dan ini tabung titipan orang dan sudah di bayar” Jelas Sumber kepada media portalsulawesi.id

Sumberpun menambahkan, bahwa dirinya heran, cepat habisnya tabung meskipun nampak dipangkalan tabung maaih berjejeran dengan segelnya.

“Saya melihat masih banyak tabung tapi sy tidak dapat membeli, terpaksa saya harus megeluarkan kocek lebih dalam lagi jika membeli di pengecer dengan harga jual 42.000/tabung 3kg, padahal HETnya di pangkalan 22,000/3kg tabung. Mau tidak mau saya harus beli karena kebutuhan memasak” Tambah Sumber.

Masyarakat berharapa Hal ini harus mendapatkan perhatian serius Pemda Parimo untuk harus mendata kembali para pengecer dan memberikan teguran keras kepada pangkalan yang nakal untuk meminimalisir kegiatan oknum nakal yang disinyalir memainkah harga gas elpiji 3Kg tersebut.

Saat ini kelangkaan tabung gas 3kg di rasakan masyarakat disebabkan adanya kelangkaan di SPBBE, dan di pangkalan,

“Kami berharap pemda dapat memikirkan hal ini, sebaiknya ini disikapi serius dan menjadi perhatian pemerintah daerah, untuk dapat memikirkan nasib masyarakat yang membutuhkan gas 3kg” Harapnya.

CR : Deni Renaldi / Yunus
Editor : Redaktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *