Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

23 Titik Bencana Kepung Kabupaten LimaPuluh Kota

Polsek Pangkalan Di Kabupaten Limapuluhkota Propinsi Sumatra Barat yang terendam Banjir (Foto: Istimewa)

Sumbar, portalsulawesi.id – Curah Hujan yang turun Deras Sejak Kamis (2/3) sampai saat ini telah melanda Propinsi Sumatra Barat tepatnya di Kabupaten Limapuluh Kota, akibatnya Beberapa titik ruas jalan terputus akibat Longsoran dan Puluhan titik Genangan Air di Tujuh Kecamatan.

Titik terparah Genangan Air Banjir mencapai 2 Meter di Kecamatan Pangkalan akibat Luapan Sungai Maek,Jalan Negara penghubung Propinsi Sumatra Barat dengan Propinsi Riau terputus .

Dari Informasi yang di dapatkan dari berbagai sumber, ada 23 Titik Longsor yang telah terdeteksi, 9 titik terdapat di Jalan Negara Penghubung Antar Propinsi Sumatra Barat -Riau, termasuk Akses menuju Kota Kecamatan Pangkalan.

Saat ini tercatat 4 Pengguna jalan Raya Tewas tertimbun Longsor , mereka tewas akibat Mobil yang mereka tumpangi tertimbun Material Longsor saat Melintas di Kilometer 17 Kuto Alam Kecamatan Pangkalan, Jalan Penghubung Propinsi Sumatra Barat dengan Riau.

Tercatat ada 8 Mobil tertimpa Longsor di KM 17 Kuto alam, Upaya evakuasi sampai saat ini terus dilakukan oleh Tim Gabungan BPBD limapuluhkota,Polri dan TNI,Basarnas, PLN, Dinas Sosial , Dinas Kesehatan dan Semua Unsur Masyarakat.

Longsoran di KM 17 Kuto Alam ,Kabupaten limapuluhkota,Propinsi Sumatra barat ( foto : Istimewa)

Upaya yang dilakukan Tim Gabungan diantaranya Evakuasi Korban Banjir dan Tanah Longsor, BPBD Limapuluhkota juga telah menghubungi BPBD Kab. Kampar Riau untuk membantu penanganan banjir di Kec. Pangkalan dengan berusaha masuk melalui Riau tapi tidak dapat tembus juga karena terhalang longsor.

Logistik dan bantuan perahu karet untuk evakuasi belum bisa masuk ke wilayah Kec. Pangkalan karena terhalang 3 titik longsor besar lagi yg harus dibersihkan, Sehingga menyulitkan Tim Gabungan Untuk melakukan pertolongan Dini bagi Korban Banjir.

Pihak PLN mematikan listrik di beberapa wilayah terdampak banjir sehingga sulit berkomunikasi, Beberapa daerah mengalami blank spot sinyal.

Pendataan warga terdampak banjir terutama di Kec Pangkalan belum dapat dilakukan dengan maksimal karena belum dapat tembus ke lokasi sehingga data jumlah Kepala Keluarga serta jiwa terdampak belum dapat terlaporkan.

Source   : Press Realease BPBD Kab. Limapuluhkota
Editor    : S y a h r u l

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *