Donggala,Portalsulawesi.id– Bupati Donggala Vera Elena Laruni melantik 26 pejabat eselon II setingkat kepala dinas, asisten, dan staf ahli di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala, Kamis, 30 Januari 2026. Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi birokrasi sekaligus penataan organisasi untuk memperkuat efektivitas pelayanan publik dan percepatan program prioritas daerah.
Sejumlah pejabat mengalami rotasi jabatan, sementara sebagian lainnya dipertahankan pada posisi sebelumnya. Salah satu pejabat yang kembali dilantik adalah Ali Assegaf sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala. Ia sebelumnya juga menjabat posisi yang sama dan kini kembali dipercaya memimpin sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pesisir.
Usai pelantikan, Ali menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengatakan akan memprioritaskan peningkatan kinerja dinas dengan menitikberatkan pada upaya pemberdayaan masyarakat nelayan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, serta kelompok masyarakat nelayan yang masih memberikan kepercayaan kepada saya sebagai Kepala Dinas Perikanan,” ujarnya di Kantor Bupati Donggala.
Menurut Ali, dalam enam bulan ke depan pihaknya akan memfokuskan program pada tiga sektor utama, yakni pemberdayaan masyarakat pesisir, penguatan kapasitas pembudidaya ikan, serta peningkatan daya saing kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Fokus ini sejalan dengan rencana evaluasi kinerja pejabat eselon II yang akan dilakukan pemerintah daerah enam bulan pasca pelantikan.
Ia menambahkan, program tersebut akan disinergikan dengan agenda pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Beberapa di antaranya mencakup program Kampung Nelayan, Blue Coast Project, serta program Berani Tangkap Banyak yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. “Seluruh program itu akan dikolaborasikan dengan visi Bupati Donggala, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perikanan,” kata Ali, kamis (30/01/2026).
Ali berharap, penguatan program pemberdayaan tersebut tidak hanya tercermin dalam capaian administratif, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat nelayan. Ia menilai sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.(***).
Pewarta:Basrudin








