Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Nelayan Donggala Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Donggala,Portalsulawesi.id — Dinas Perikanan Kabupaten Donggala mengimbau nelayan meningkatkan kewaspadaan saat melakukan operasi penangkapan ikan di wilayah perairan selatan Makassar dan Laut Sulawesi. Imbauan ini menyusul kondisi cuaca yang tidak menentu, ditandai dengan angin kencang, gelombang tinggi, serta potensi perubahan cuaca secara tiba-tiba yang diperkirakan berlangsung hingga awal februari mendatang.

Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assagaf, mengatakan wilayah penangkapan nelayan Donggala berada di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 713, sebagaimana ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Wilayah ini mencakup perairan Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Flores, dan Laut Bali yang dikenal memiliki dinamika cuaca laut yang fluktuatif, terutama pada periode peralihan musim.

Ia meminta seluruh nelayan, baik yang menggunakan kapal berukuran 3 gross ton (GT), 5 GT, 10 GT, hingga 30 GT, untuk mempertimbangkan aspek keselamatan sebelum melaut. Nelayan diminta memperhatikan prakiraan cuaca, arah angin, pergerakan arus, serta intensitas curah hujan. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk melaut,” kata Ali, Senin,(05/01/2026).

Selain itu, nelayan yang tetap beroperasi diminta tidak melaut terlalu jauh dari garis pantai. Mereka disarankan memilih lokasi penangkapan yang relatif terlindung, seperti perairan teluk atau maksimal dalam radius tiga mil laut dari bibir pantai. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko dan memungkinkan nelayan segera menyelamatkan diri apabila terjadi perubahan cuaca secara mendadak.

Dinas Perikanan juga mengingatkan pentingnya kelengkapan alat keselamatan pelayaran. Nelayan diwajibkan membawa perlengkapan standar seperti pelampung, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Upaya ini merupakan bagian dari langkah mitigasi risiko guna menekan potensi kecelakaan laut dan memastikan aktivitas penangkapan ikan berlangsung aman di tengah ketidakpastian kondisi cuaca.(***)
Pewarta:Basrudin