Donggala,Portalsulawesi.id — Komisi II DPRD Donggala mengapresiasi capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang diraih Dinas Perhubungan (Dishub) Donggala setelah melampaui target yang ditetapkan Badan Anggaran (Banggar). Penerimaan PAD yang bersumber dari operasional Bus Trans Donggala itu meningkat drastis dan disebut sebagai salah satu lonjakan pendapatan paling impresif sepanjang tahun anggaran 2025.
Hingga Oktober 2025, PAD yang dihimpun dari layanan Bus Trans Donggala telah menembus angka Rp1 miliar, jauh di atas target awal yang hanya Rp268 juta. Capaian ini membuat Dishub Donggala menjadi salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) dengan performa pendapatan terbaik tahun ini.
Ketua Komisi II DPRD Donggala, Alex Liem, memuji performa Dishub yang dinilainya menunjukkan kombinasi antara perencanaan matang, eksekusi lapangan yang disiplin, dan respons positif dari masyarakat pengguna layanan. Menurut dia, capaian ini bukan sekadar angka, tetapi sinyal bahwa sektor transportasi daerah memiliki potensi besar sebagai mesin pendapatan baru.
“Dishub Donggala telah menjelma menjadi poros penggerak PAD. Ini bukti bahwa ketika layanan publik dikelola dengan baik, kepercayaan masyarakat tumbuh, dan pendapatan ikut naik,” ujar Alex.”selasa,(11/11/2025).
Ia juga menekankan bahwa pencapaian tersebut bisa menjadi percontohan bagi OPD lain untuk lebih inovatif dan agresif menggali potensi pendapatan. Menurut Alex, PAD bukan hanya soal target fiskal, tetapi juga tentang kemampuan pemerintah daerah membangun kemandirian dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.
Capaian di sektor transportasi ini pun, lanjut Alex, menjadi penanda bahwa kerja kolaboratif antara DPRD dan pemerintah daerah mulai membuahkan hasil yang nyata. “Ini bukan kerja satu pihak. Ada peran pengawasan DPRD, kebijakan pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat. Sinergi seperti ini harus terus dirawat,” tuturnya.
Dengan performa Dishub yang melejit, Banggar DPRD Donggala disebut semakin percaya diri menghadapi penyusunan target PAD tahun 2026. Alex menyebutkan bahwa arah kebijakan pendapatan tahun depan kemungkinan akan mengadopsi standar baru berdasarkan keberhasilan Dishub.
“Secara keseluruhan, kami optimistis. Kalau Dishub bisa menembus angka semiliar dengan basis layanan transportasi, maka OPD lain pun harus bisa meniru langkah ini. Pada intinya, kami mendukung penuh kebijakan yang mendorong peningkatan pendapatan daerah demi kesejahteraan masyarakat Donggala,” pungkasnya.(***)
Pewarta:Basrudin








