Donggala,Portalsulawesi.id-Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu bersama Dinas Ketahanan Pangan Donggala menggelar pasar murah di Pelabuhan Lama Donggala, Selasa, 30 September 2025. Agenda ini bagian dari instruksi Panglima TNI dalam rangka HUT TNI sekaligus menekan gejolak harga pangan di daerah.
Komandan Lanal Palu, Kolonel Laut (P) Marthinus Sir, mengatakan pasar murah diproyeksikan menjadi instrumen untuk mengendalikan inflasi. “Harapan kita pangan murah ini bisa berkelanjutan, sehingga kebutuhan pokok masyarakat lebih mudah dijangkau,” ujarnya.
Pelabuhan Lama dipilih sebagai lokasi awal karena dinilai strategis dan dekat dengan aktivitas nelayan. Animo warga yang tinggi membuat area tersebut dianggap paling efektif. “Ke depan, kami akan dorong juga ke beberapa kecamatan lain,” kata Marthinus.
Ia menambahkan, TNI berkomitmen memperluas kiprah di luar fungsi pertahanan. Program pangan murah, menurut dia, adalah bentuk konkret keterlibatan TNI dalam membantu rakyat menghadapi tekanan ekonomi.
Danposal Palu, Lettu Laut (E) Mosis Sulis, menyebut kegiatan ini tidak hanya menggandeng Pemkab Donggala, tetapi juga Bulog dan jaringan ritel Alfamidi. Lanal Palu menyiapkan dua ton beras, masing-masing 100 kilogram bawang merah, bawang putih, cabai rawit, serta lima dus minyak goreng.
Seluruh komoditas itu ludes terjual hanya dalam hitungan jam. “Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi,” kata Mosis.
Pasar murah menjadi salah satu strategi jangka pendek pemerintah daerah bersama TNI menahan inflasi yang kerap melonjak menjelang akhir tahun. Namun, keberlanjutan program ini akan menjadi kunci untuk memastikan masyarakat tetap mampu membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.(***)
Pewarta:Basrudin








