Donggala,Portalsulawesi.id – Andi Moh. Ridho Pettalolo, pemuda asal Desa Wani I, Tanantovea, Kabupaten Donggala, terpilih mewakili Sulawesi Tengah dalam Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) Indonesia–Jepang 2025. Pemuda kelahiran 2003 ini akan bergabung bersama 15 peserta lain dari berbagai provinsi.
Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, menerima Ridho di ruang kerjanya, Rabu (24/9). Ia menyebut capaian itu sebagai kebanggaan bagi daerah.
“Tidak mudah lolos seleksi PPAN. Semoga Ridho bisa menginspirasi pemuda Donggala lainnya,” kata Taufik.
Ridho berencana membawa kisah kebencanaan Pasigala 2018 untuk diperkenalkan di Jepang sekaligus mempelajari sistem mitigasi bencana di sana.
Sekretaris Daerah Donggala, Rustam Efendi, menilai langkah itu tepat. “Liquifaksi di Palu dan Donggala peristiwa langka. Jepang bisa jadi tempat terbaik untuk belajar penanganannya,” ujarnya.
Selain Jepang, program PPAN 2025 juga berlangsung di Singapura dan Thailand. Ridho bertekad memperkenalkan Sulawesi Tengah sebagai wilayah kaya alam dan budaya sekaligus belajar agar Donggala lebih siap menghadapi bencana di masa depan.(***)
Pewarta:Basrudin








