Donggala,Portalsulawesi.id – Layanan bus Trans Donggala kini menjadi primadona transportasi massal di Kabupaten Donggala. Sejak resmi beroperasi pada 13 Januari 2025, jumlah penumpang terus meningkat hingga mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Data Dinas Perhubungan mencatat, hingga 30 Agustus 2025, Trans Donggala meraup pendapatan Rp891.739.000 atau 340,36 persen dari target awal Rp262 juta. Sementara dari sektor parkir, realisasi baru mencapai Rp14.481.000 atau 72,41 persen dari target Rp20 juta.
Kepala Dinas Perhubungan Donggala, Happy Handayani Noor, menyebut capaian itu dipicu oleh lonjakan penumpang dan frekuensi perjalanan bus yang kian padat.
“Alhamdulillah, kita sudah melampaui target PAD. Jumlah penumpang terus bertambah sejak awal beroperasi,” ujar Happy, Rabu (10/9/2025).
Menurutnya, pada awal beroperasi Januari–Maret 2025, rata-rata penumpang hanya 70–80 orang per bus per hari. Kini jumlahnya naik menjadi 80–100 orang per bus per hari, bahkan membludak pada akhir pekan.
“Biasanya malam Minggu penumpang penuh, terutama dari Wisma Donggala menuju Terminal,” jelasnya.
Happy menegaskan, meski berhasil mendongkrak PAD, tujuan utama Trans Donggala tetap memberikan layanan transportasi publik yang murah, nyaman, dan mendukung mobilitas warga maupun wisatawan. Ia berharap pemerintah ke depan bisa menambah armada serta memperluas rute agar layanan semakin merata di seluruh wilayah Kabupaten Donggala.(***)
Pewarta:Basrudin








