Poso,Portalsulawesi.Id- Sehari jelang puncak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 79 Tahun 2024, puluhan warga kabupaten Poso yang pernah terlibat tindak pidana Terorisme melakukan upacara pengibaran bendera dan upacara kecil .
Jumat pagi, (16/08/2024),bertempat di pegunungan Pantangolemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso, puluhan mantan Kombatan dengan penuh kerelaan hadir dalam sebuah upacara bendera yang di inisiasi oleh Satuan Tugas Madago Raya . Mereka yang hadir untuk membentangkan bendera merah putih raksasa berukuran 15 x 20 meter , kegiatan ini merupakan sebuah bentuk sikap nasionalisme yang menyatakan diri kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.
Pekik merdeka dan takbir menggema di antara kibaran bendera merah putih ukuran besar serta bendera merah putih di tiang tiang bambu ,genggaman erat tangan para mantan Napiter pada sudut kain bendera meneguhkan hati kembali ke pangkuan NKRI.
” Merdeka,NKRI Harga mati..Takbir…Allahu Akbar ” pekik mereka bersahut sahutan.
Ditemui usai pengibaran bendera raksasa di gunung Biru, Komandan Operasi (Kaops) Madago Raya Kombes Pol Boy F.S Samola menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Polri melalui Satgas Madago Raya 2024 menggandeng para mantan Narapidana Terorisme ( Napiter) dan simpatisannya adalah bentuk penegasan bahwa mereka telah kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Hari ini kita melakukan pembentangan bendera sebagai bentuk penghormatan bendera dalam rangka HUT RI ke 79,” jelas Kombes Pol Boy FS.Samola.
Sebelum kegiatan pembentangan Bendera Raksasa tersebut dilaksanakan, sejumlah kegiatan sosial telah dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan yang mengusung tema ” Napak tilas kembali ke NKRI ” yang digelar sejak 15-17 Agustus 2024.
Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya 2024 bersama Bhayangkara Tadulako Off Road terhadap para mantan Kombatan tersebut diantaranya pembagian bibit tanaman produktif, sembako serta ratusan bendera merah putih
” Ada 3500 bibit pohon dengan berbagai jenis diantaranya Alpukat,durian serta tanaman produktif lainnya, ada juga bingkisan paket sembako untuk para mantan Napiter ” kata KaOps Madago Raya tersebut.
Nampak hadir sejumlah mantan pentolan Kombatan Poso diantaranya Andi Ipong, Askar alias Nae alias pak Guru, Ibnu Khaldun, Iwan Tabalu ,Nizam dan Guntur. Kehadiran para mantan Napiter ini bukan hanya sekedar membentangkan Bendera Merah Putih tetapi juga melaksanakan sejumlah bakti sosial dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 79.
Diakhir wawancara, Kapolda Sulteng Irjen Pol.Dr Agus Nugroho S.IK,SH,MH melalui Komandan Operasi Madago Raya 2024,Kombes Pol.Boy FS. Samola berharap kondisi Kondusif di Sulawesi Tengah umumnya dan Kabupaten Poso khususnya terus terjaga dan terpelihara.
” Kita berharap dengan momentum peringatan HUT RI ke 79 ini, agar rekan rekan mantan Napiter yang telah kembali ke NKRI terus menjalin komunikasi dan bersama sama menciptakan situasi dan kondisi keamanan yang kondusif di Poso secara berkesinambungan” tegasnya.***
Pewarta : Heru








