Donggala,Portalsulawesi.id- Nasib naas dialami Ramli (18) ,seorang pemuda nelayan asal Desa Boneoge Kecamatan banawa Kabupaten Donggala. Dia dikabarkan hilang pada Rabu subuh (17/08/2022) sekira pukul 05.00 Wita , sebelumnya korban berangkat melaut bersama rekannya menuju rompong yang ada ditengah laut,sekitar 36 Mil dari pinggir pantai Boneoge.
Dari informasi yang diterima redaksi dari Kantor Pencaharian dan Pertolongan Palu melalui siaran persnya diketahui dari rekan korban, saat kejadian angin kencang dan ombak tinggi.
“Saya tidak melihat korban terjatuh karena saat kejadian saya posisinya berada diatas rompong, saat itu kondisi cuaca buruk angin kencang dan ombak tinggi. Saat mengecek perahu, korban sudah tidak ada diatas perahu dan dugaan saya korban terjatuh ke laut “, terang Karman yang merupakan rekan korban.
Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima informasi tersebut pada Rabu malam (17/08/2022) langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan memberangkatkan tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu yang berjumlah 7 (tujuh) orang ke desa Boneoge dengan menggunakan truck personil.
“Satu tim rescue yang berjumlah 7 (tujuh) orang telah diberangkatkan ke desa Boneoge, tim selanjutnya berkoordinasi dengan aparat setempat, namun setelah mempertimbangkan cuaca dan juga malam hari jadi pencarian baru dilakukan pagi ini Selasa (18/7) dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Harapan saya cuaca hari ini bersahabat dan pencarian terhadap korban dilancarkan,” ucap Andrias Hendrik Johannes selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.
Turut serta dalam pencarian tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Polairud Donggala, TNI AL, Bpbd Donggala, Damkar Donggala, Babinsa dan masyarakat setempat.***
Sumber : Siaran Pers Basarnas Palu








