Parimo,Portalsulawesi.Id– Setidaknya ada lima desa yang terparah diterjang banjir bandang yang datang tiba-tiba kepemukiman warga dilima desa dikabupaten Parigi Moutong, desa terparah adalah Desa Torue, Purwosari,Tolai hingga ke desa Tindaki.
Salah satu warga Tolai, Windi (28) yang sempat dihubungi redaksi portalsulawesi mengatakan saat ini kondisi air disekitar bantaran sungai Tolai telah mencapai dada dan telah menenggelamkan rumahnya , dirinya memilih menyelamatkan diri bersama sang ibu walau hanya dengan baju dibadan.
“air disini sudah sampai didada pak,rumahku dipinggir sungai telah tenggelam diterjang banjir, saya hanya bisa menyelamatkan mamaku “ ungkap Windi dengan nada panik melalui saluran telepon.
Dari postingan warga di media sosial,tampak banjir telah menggenangi badan jalan trans Sulawesi ruas Parigi-Poso . sejumlah kendaraan terjebak banjir serta terpaksa ditinggal pemiliknya dikarenakan debit air yang semakin tidak terkendali.
Dikabarkan jembatan penghubung ruas jalan Nasional di desa Torue telah putus dan membuat akses jalan dari dank e arah Torue-Tolai tidak bisa dilalui, bahkan jembatan di desa Tindaki kecamatan Parigi Selatan Juga dikabarkan tidak bisa dilalui akibat tingginya debit air bah yang menerjang tiba-tiba.
Banjir bandang terjadi pada Kamis (28/07/2022) sekira pukul 22.00 Wita, saat ini air telah mencapai sebagian besar pemukiman warga . dikabarkan pula banyak warga yang terjebak dalam rumah.
dari informasi yang diteruskan di Group WhastApp milik Basarnas, Tiga warga dilaporkan tewas dan jenazahnya telah ditangani oleh Basarnas , mereka yang tewas adalah dua orang pria yakni Kasmin Toki (50) ,Mato (50) serta seorang wanita bernama Aneke Solang (44).
Belum ada informasi terkait penyebab kematian warga tersebut, warga masih sibuk menyelamatkan sanak saudara dan harta bendanya dari amukan air bah sungai Tolai.
Banjir bandang diduga dipicu dari tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah parimo khususnya disekitar Kecamatan Torue dan Parigi Selatan yang mengakibatkan debit air sungai Tolai meluap, saat ini dikabarkan air telah membuat sejumlah besar warga didesa terdampak mengungsi .
Warga tampak meminta pertolongan Basarnas untuk dapat mengevakuasi mereka, diberbagai postingan dimedia sosial maupun digroup WhastApp tampak warga panik dan meminta bantuan pertolongan.
“mohon Basarnas tolong kami, air sudah sampai dibumbungan rumah kami, tolong kasian “ pinta lirih salah satu warga dalam postingan video pendek yang direkam secara amatir oleh warga.
Lampu disekitar wilayah terdampak banjir bandang padam,sehingga suasana semakin dramatis diantara warga yang panik mengungsi.***
Penulis : Akbar








