Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Nina , Cewek Milenial Asal Donggala Yang Kritik Kota Tua Wisata Penerima Adipura

Andi Nirina Nursiana Zasqia ,alias Nina,anak Milenial yang Viral dengan Konten Tiktoknya "Welcome To Donggala.." . (Foto :Heru)

Donggala, Portalsulawesi.Id- Tamparan keras terhadap kondisi Ibukota Kabupaten Donggala tersirat dari lirik sebuah Video yang diunggah seorang gadis Milenial asal Kota Donggala, Konten Video yang telah ditonton lebih dari 40 ribu Nitizen menjadi Viral dan menuai berbagai tanggapan .

Adalah Nina, gadis remaja penuh talenta yang iseng menyuarakan kondisi Kota Tua Donggala lewat konten Video Tiktok dengan durasi 31 detik  pada akun instagram _zasqiaandiii  yang diunggah pada hari Kamis ,08 Juli 2021.

Menurut Nina,Video Tiktok “Welcome To Donggala” terinspirasi dari kondisi disekitar tempat tinggalnya, Gadis kelahiran Donggala  24 April 2004 ini tidak menyangka jika Video  isengnya membuat heboh jagat dunia maya bahkan membuat pemerintah Kabupaten Donggala “ Merah Kupingnya”.

Nina yang bernama lengkap Andi Nirina Nursiana Zasqia merupakan Mahasiswa semester pertama lewat jalur SMPTN , Mahasiswa baru ini terdaftar sebagai Mahasiswi Tehnik Informatika di Universitas Tadulako dan merupakan peserta didik yang menerima Beasiswa lewat jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Viralnya Video Tiktok yang diunggah Nina saat berada dirumah sang ibu sontak membuat gadis remaja yang hoby music dan seni terutama Guitar dan Seruling Tradisional (Lalove) terkenal baik dilingkup rumahnya ataupun di media Sosial.

Dalam sebuah wawancara Ekslusif yang digagas oleh Serikat Pewarta Progresif,  Gadis berjilbab ini menjelaskan bahwa Konten yang dibuatnya murni terinspirasi dari kegundahan hatinya melihat kota kelahirannya yang kumuh penuh sampah dan minim penerangan.

Sebagai Orang seni, Nina memilih menyuarakan kegundahannya lewat Konten Video pendeknya,  dampaknya banyak orang merasa terhibur dan terwakili keluhannya dengan lirik yang tercantum dalam bait bait lucu bernada kritis dalam unggahannya.

“ini murni inspirasi saya,tidak ada yang menyuruh saya membuat konten ini,apalagi ada kepentingan kelompok tertentu “ Ungkap Nina kepada Portalsulawesi disela Sesi wawancara bersama Serikat Pewarta Progresif (SP2) ,Rabu, 14 Juli 2021 sekira Pukul 20.00 di Donggala.

Pernyataan Nina ini merupakan jawaban atas banyaknya anggapan yang mengatakan Video “ Welcome To Donggala “ merupakan titipan kepentingan kelompok tertentu yang Anti Pemerintah, tidak sedikit pihak yang merasa terusik dengan Viralnya Video Tiktok tersebut.

Bahkan menurut Nina, ada Salah seorang camat di Kabupaten Donggala yang mengundang ayah Nina khusus membahas Video tersebut , ajakan yang awalnya dibungkus dengan Silaturahmi berujung dengan Desakan untuk menghapus Video tersebut dari Medsos.

“Saya sempat diundang kerumah salah seorang Camat dar Banawa Selatan, beliau kerabat dekat dengan Bupati , awalnya diundang katanya mau ajak silaturahmi kekeluargaan “ Ungkap Andi Irwan,Ayahanda Nina.

Tetapi kemudian, Undangan silaturahmi yang dibahasakan awal pertemuan berujung dengan desakan untuk menghapus Video Tiktok “Welcome To Donggala” dari laman Akun Nina.

“ Oknum camat tersebut adalah kerabat dekat dengan Bupati, dia menginginkan Video tersebut dihapus ,saya memilih meninggalkan kediamannya daripada  jika dihadapi bisa membuat masalah baru “ Ungkap pria yang kesehariannya adalah pengurus Masjid  Raya Donggala tersebut.

Usai kejadian tersebut, Andi Irwan malah mensuport Putrinya untuk terus berkarya dan mempertahankan Video Tiktok tersebut dalam akunnya.

“ lagian dalam Video tersebut anakku tidak menyinggung siapa siapa,apa yang diungkapkan benar adanya dan itu saya selaku ayah mendukung kreatifitasnya “ katanya.

Kata kata dalam lirik Welcome To Donggala benar benar menggambarkan kondisi  bekas Kota Dagang tersebut, Tumpukan sampah yang berserakan dimana mana juga Hewan ternak menghiasi Kota Antik Donggala.

Berikut petikan Lirik “Welcome To Donggala “

 “Welcome to Donggala

Di kota wisata…

Pantainya banyak…..

Sampahnya dimana-mana….

Sapi berkeliaran seperti tiada yang punya…..

Saya heran juga pelihara sapi tiada kandangnya,”…

“Welcome to Donggala….

Dulu kota maju…..

Sekarang kota mati jam 9 sudah sepi…

Bikin taman kota dan anjungan gonenggati…..

juga pelabuhan tapi lampunya mati,”….

Persoalan Sampah bukan saja menjadi bahan Kritikan Nina, Ketua DPRD Donggala,Takwin S.sos bahkan mengungkapkan bahwa Kota Donggala sebenarnya tidak pantas menerima Adipura.

“ Kota Donggala sebenarnya tidak pantas menjadi Kota Adipura jika kita melihat Kondisi Persampahan di Ibukota Donggala  “ Ungkap Politisi PKS kepada Portalsulawesi ditemui diruang kerjanya usai memimpin Rapat Hak Angket TTG ,Rabu (07/07/2021) silam.

Bahkan menurut Takwin, dalam penganggaran tahun 2021 ada Dana yang diperuntukkan bagi penanganan Sampah di Ibukota Donggala sebesar Rp.1,4 Milyar.

“ Ada anggaran yang di Poskan untuk penanganan sampah di Kota Donggala tahun 2021 ini sebesar Rp1.4 Milyar ,kawan kawan media silahkan croscek  “ tegasnya.***

Penulis :  Moh.Refoldi /Arif Ashari

Editor  : Heru