Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Baru Diresmikan, Jembatan Lalove Alami Keretakan dan Penurunan Struktur

Aspal dibahu jalan,selasar pejalan kaki (yang dilingkar merah) pada jembatan Lalove tampak mengalami kerusakan dan keretakan, padahal usia jembatan belum mencapai dua bulan sejak diresmikan pada 25 Agustus 2020 Silam, (Foto: Portalsulawesi).

Palu,Portalsulawesi.Id- Baru masuk 40 hari sejak diresmikan Walikota Palu,Hidayat ,Jembatan Palu V telah mengalami retakan dibeberapa bagiannya.

Dalam pantauan media ini,keretakan terjadi pada sisi oprit jembatan , trotoar disisi kiri kanan jembatan hingga sambungan antar Oprit dan beton Struktur pada landasan Jembatan.

Pada struktur aspal dibahu jalan pada jembatan tersebut juga tampak mulai lubang dan retak, bahkan disalah satu sisi oprit jembatan disebelah timur tampak aspal jalan mengalami keretakan panjang dan tampak anjlok ,diduga timbunan pada oprit jembatan tidak padat sehingga bahu jalan mengalami penurunan.

Padahal, Jembatan yang mnghabiskan anggaran Rp.59 Milyar rupiah ini belum mencapai usia dua bulan sejak diresmikan.

Jembatan yang menjadi Icon Kota Palu ini dikerjakan oleh PT Bumi Duta Persada Milik Kontraktor kenamaan,Jemmy Nayoan.

Pekerjaan jembatan ini sempat molor dari waktu yang ditetapkan dalam kontrak ,bahkan beberapa kali kabarnya mengalami adendum kontrak.

Keretakan pada oprit dan bagian lain dari jembatan Lalove dibenarkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Iskandar Arsyad saat ditemui media ini ,Senin (05/10/2020).

Foto beberapa bagian jembatan Lalove Palu V yang memgalami keretakan dan membahayakan pengguna jalan ,padahal baru 40 hari sejak diresmikan Walikota Palu,Hidayat (Foto:Portalsulawesi / Refoldi-Arie)

Menurut Iskandar keretakan yang terjadi pada Oprit jembatan tersebut tidak bermasala karena merupakan Dilatasih atau suatu Tranformasi mengubah ukuran (memperbesar atau memperkecil) bentuk bangun geometri , keadaan tersebut tidak mengubah bentuk bangun tersebut

“Itu tidak apa apa karena itu merupakan Dilatasih, bentuk bangun geometri tetapi tidak mengubah bentuk bangunan tersebut,” jelasnya santai.

Iskandar juga mengatakan bahwa saat ini jembatan Palu V masih dalam masa pemeliharaan pihak kontraktor pelaksana ,sehingga tanggung jawab pemeliharaannya dibebankan kepada pihak PT Bumi Duta Persada.

“Kami akan kembali sampaikan ke kontraktornya terkait dengan itu agar cepat untuk membenahi, ini Masih dalam tahap pemeliharaan berlaku selama 1 tahun, Keretakanya paling hanya di finising saja,”. Tutupnya.***

Penulis : M.Refoldi/Arif Ashari
Editor : Heru