Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Diduga Bocor, Polisi Gagal Grebek Pelaku Judi Sabung Ayam di Tondo

Palu,Portalsulawesi.Id- Menindak lanjuti pemberitaan media ini terkait judi sabung ayam di Eks Lokalisasi Tondo, Polres Palu melakukan penertiban pada Minggu (13/09/2020).

Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, SIK.MM Langsung Perintahkan Kapolsek Palu Timur IPTU Umar bersama anggotanya untuk melakukan penertiban di bekas area prostitusi tertua dikota Palu itu.

Sayangnya, kehadiran aparat Kepolisian telah beredar dikalangan para penikmat judi ketangkasan hewan tersebut sehingga diarena sabung ayam tidak ada aktifitas seperti hari sebelumnya.

Dari informasi yang dihimpun media ini disinyalir ada oknum yang sengaja membocorkan informasi penertiban tersebut, ” sudah ada beredar pesan bahwa jangan dulu maen diarena Tondo hari ini,soalnya ada perintah mau ditertibkan ” ungkap RB, salah satu pengunjung setia lokasi arena sabung ayam tersebut.

Jika dilihat dari jadwal yang telah diatur , semestinya hari minggu itu merupakan hari puncak pertandingan adu ketangkasan hewan di eks Lokalisasi Tondo ,karena rencananya senin hingga Minggu berikutnya akan dibuka di Kelurahan Petobo.

” minggu ini terakhir maen disini,senin sampe minggu besok putarannya di Petobo lagi,sesuai jadwal yang diatur oleh Komandan ” jelas Sumber.

Polisi yang tiba di Arena sabung ayam, ternyata tempat tersebut kosong tidak ada orang bermain judi, Kapolsek IPTU Umar kemudian menghimbau kepada masyarakat segera membubarkan diri pulang kerumah masing masing.

Kapolres Palu AKBP Riza Faisal berharap kepada masyarakat agar pro aktif dalam memberikan informasi terkait situasi Kamtibmas disekitar tempat tinggalnya.

” Masyarakat apabila mendengar atau melihat tidak pidana kejahatan dan Judi segera hubungi pihak kepolisian Terdekat ” Tegas orang nomor satu di jajaran Polres Palu tersebut pada Minggu (13/09/3020) sekira Pukul 15.00 Wita.

Kepada portalsulawesi, Riza Faisal menjelaskan pihaknya kedepan akan mengandeng semua yang terkait untuk mencarikan solusi jangka panjang penuntasan penyakit masyarakat tersebut.

” Untuk langkah ke depan rencana saya bisa sinergi dengan instansi terkait karena permasalahan terkait penyakit masyarakat, supaya ada solusi jangka panjang terkait tempat & termasuk lahan pekerjaan ” ungkapnya.

“Jadi tidak hanya upaya penegakan hukum saja yg berjalan, namun upaya preventif ada juga ” tutupnya.***

Penulis : M.Revoldi