Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Mantan Kapolres Muna Bocorkan Strategi Jaga Kantibmas di Wilayah Kerjanya

Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Dalam acara pisah sabut yang diadakan Polres Muna, Mantan Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga membocorkan strategi menjaga Ketertiban Masyarakat (Kantibmas) di tiga wilayah kerjanya, rabu (18 September 2019).

Dalam sabutannya, Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga mengatakan, pertemuan silaturami pisah sambut yang diadakan ini, yang terpenting adalah menjaga ketertiban masyarakat, baru masuk pada rangkaian acara tambahan yaitu pisah sambut.

“Selama menjabat Kapolres Muna 2,4 tahun, banyak permasalahan dan kasus yang terjadi ditengah masyarakat dan strategi untuk menjaga kantibmas bisa kondusif, hanya dengan silaturahmi, cukup dengan secangkir kopi dan pisang goreng bersama masyarakat,” kata Agung Ramos yang kini menjabat sebagai Kapolres Buton, rabu (18/9).

Dia menuturkan, Sebelumnya ada 4 titik rawan konflik yang ada di wilayah Muna, kemudian kita rapat bersama perwira, berdiskusi untuk mencari titik persoalan dan kita temukan ada menset yang kurang benar diterapkan ditengah masyarakat.

“Musuh kita bukan lorong antar lorong, bukan pula Kelompok A dan B atau si A dan si B, akan tetapi musuh yang harus kita lawan adalah kemiskina, kebodohan dan penyakit,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam menciptakan suasana kantibmas yang kondusif, tidak terlepas dari dukungan Pemda Muna, Muna Barat, dan Buton Utara yang menjadi wilayah kerja Polres Muna. Ini kita lakukan dengan cara melakukan kegiatan pengobatan gratis sebanyak 28 kali, lombah cerdas cermat, kita melakukan upaya kantibmas dalam memperlancar ekonomi masyarakat berjalan dengan baik.

“Seluruh perwira Polres Muna dalam menjalankan tugas harus bertujuan menjaga kantibmas, jangan sakiti masyarakat, jangan biarkan mereka susah, karena dengan itu anggota Polri angkan tetap dihargai ditengah masyarakat,” kata Agung.

Kita harus berusaha untuk humanis dan mencintai kepolisian dan terbukti di wilayah Polres Muna cenderung aman dan kondusif dengan wilayah kerja 23 polsek, bebernya.

Dia mengucapkan, terimakasih kepada tokoh masyarakat yang mendukung terciptanya situasi yang kondusif dan sejuk. Kedepan kita akan masuk dalam rangkaian Pilkada serentak, kita sudah punya sejarah konflik Pilkada, dengan pembakaran, penganiyaan dan ini harus menjadi pengalaman sehingga tidak terjadi kedepannya.

Kita telah membuktikan menghilangkan tindakan yang merugikan itu, Pemilu damai (Pilpres dan Pileg serta DPD RI) dengan tidak ada pemungutan suara ulang, konflik dan demo diwilayah kerja Polres Muna. Ini harus kita apresiasi untuk masyarakat muna, maka dari itu Kepolisian Polres Muna harus menjaga netralitas dalam menjalankan tugas, tutupnya.

Laporan : La Ode Alim