Sultra-Muna, portalsulawesi.id- Dalam Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Pemerintahan Daerah (Pemda) Muna mengusulkan kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2019.
Pelaksana tugas Kepala BKPSDM Muna Rustam mengatakan usulan CPNS Muna untuk tes 2019 sebanyak 200 orang, yang menjadi penerimaan prioritas dibutuhkan yaitu tenaga guru dan kesehatan namun instansi tehnis tetap dibuka peluang.
“Dasar data yang bisa dijadikan acuan untuk target menerima CPNS 2019, pensiun kita di tahun 2018 sebanyak 187 orang, disisi lain kita masih punya kuota CPNS 2018 yang belum terisi, kuota kita lalu 290 di 2018, akan tetapi yang lulus baru 260, masih ada tersisa 30 orang,” kata Rustam kepada portalsulawesi.id diruang kerjanya, senin (2/9/2019).
Dia menjelaskan, dasar pengusulan sebanyak 200 orang, masih dalam batas yang normal, kuota pensiun 187 ditambah 30 kuota 2018 jadi 217 orang.
Setelah kami berdiskusi dengan Bupati Muna LM Rusman Emba, Dia memberikan isyarat bahwa Muna harus tetap melakukan penerimaan CPNS 2019, namun dari hasil rekomendasi dari Kemenpan RB, harus mengacu pada jumlah pensiunan, beber Rustam.
Dia juga melanjutkan, Dari usulan penerimaan CPNS, Bupati Muna LM Rusman Emba sudah menanda tangani kesiapan pembayaran gaji.
“Usulan Muna, sudah masuk di Kemenpan RB dan BKN, sekarang kita tinggal menunggu surat persetujuan atas formasi CPNS yang sudah kita usul,” ungkapnya.
Nanti setelah disetujui kita akan umumkan formasi penerimaan CPNS 2019, yang jelas Muna siap, tutupnya.
Laporan : La Ode Alim










