Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Begini Kemeriahan Perayaan Api Unggun di Malam Puncak Hari Pramuka Kwaran Tomini

Parimo – portalsulawesi.id Hari pramuka ke 57 pada Senin malam (13/8/2018) disambut meriah Ratusan anggota pramuka se-Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong. Anggota pramuka di ikuti oleh Panggalang dari Tingkat Sekolah Dasar se kecamatan Tomini, memeriahkan malam puncak hari pramuka dengan perayaan api unggun di lapangan Bumi Perkemahan Ogo Tuil Desa Ogotumubu Barat.

Hari pramuka ini diawali perkemahan yang berlangsung sejak Minggu (12/8/2018) dan rencananya akan berakhir Selasa (14/08/2018).

Selain anggota pramuka, acara api unggun disaksikan sekitar 1.200 lebih warga yang memadati lapangan tempat pelaksanaan. Warga ingin menyaksikan kreasi seni dan keterampilan para peserta.

Salah satu warga, Ady mengatakan hampir seluruh anggota keluarganya datang untuk menyaksikan kemeriahan acara api unggun yang setiap tahun menjelang hari pramuka. Dirinya mengakui bahwa setiap perayaan Pramuka oleh Kwaran Tomini selalu berakhir dengan sangat meriah.

“Kalau meriah begini jadi semangat,” jelasnya.

Kakak Pembina Pramuka dan Ketua Kwaran Tomini, saat menyempatkan diri berfoto bersama pasca selesainya seluruh rangkaian kegiatan api unggun. (Foto : Yunus)

Ketua Panitia dalam Hut Pramuka ke 57, Ratni,S.Pd.I.,MM mengatakan bahwa acara perayaan hari Pramuka di Kwaran Tominj selalu berlangsung meriah dan disambut antusias warga.

“Setiap tahun uporia warga kecamatan tomini sangat baik, apalagi dalam acara api unggun karena memberikan semangat atau spirit sebagai simbol semangat membangun anak bangsa,” ungkapnya.

Menurut Ratni, kegiatan ini diikuti 22 Sekolah dasar dari penggalang. Selain itu ada 44 tenda yang mengisi lapangan perkemahan Ogo Tuil Desa Ogotumubu Barat Kecamatan Tomini.

Dihubungi terpisah, Ketua Kwaran Tomini, Jayusman,S.Pd,.M.Si mengaku bahwa banyaknya makna yang bisa kita ambil dari kegiatan pramuka ini, termasuk makna api unggun.

“Kobaran api unggun adalah kobaran semangat juang untuk tetap menjadi terdepan dalam mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan NKRI” Tutur Jayusman,S.Pd,.M.Si dihadapan media portalsulawesi.id

Selain itu, menurutnya bahwa api unggun sudah di lakukan secara turun temurun oleh nenek moyang kita.

“Api unggun semasa dulu di gunakan oleh nenek moyang kita untuk mengusir binatang buas dikala mereka tidur didalam hutan, serta dapat bermanfaat untuk menghangatkan tubuh” Tutup Jayusman.

Reporter : Yunus