Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Penemuan Mayat di Kebun Gegerkan Warga Desa Pangi Tolitoli

TOLITOLI  – portalsulawesi.id Anitje Yanis adalah warga Desa Pangi dusun Dua Sumalipan kecamatan Baolan Kabupayen Tolitoli telah di temukan tewas tak bernyawa di sebuah kebun Cingke milik Markus Kabobode Alias Dg.Maru kamis 19/07/18.pukul 23.25 wita

“Korban pada pukul 10.00 wita bersama dua oramg temannya Joice  dan Ita  serta satu orang anak  bernama Rafael  yang kebetulan anak dari ibu Joice.  Mereka bersama sama menuju ke kebun Cingkeh millik seorang warga Markus Kabobode Alias Dg Maru, dengan menggunakan kendaraan Roda Dua sebanyak Dua yunit untuk mencari buah kenari” Ungkap  Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Alqudusy. SH, SIK lewat WhatsApp press liris kepada Portal Sulawesi.

Kapolres Tolitoli pun menambahkan pada saat suami korban pulang dari kota melihat kondisi rumah pintu rumah masih tertutup dan terkunci kemudian suami korban menanyakan kepada tetangga depan rumah tentang keberadaan Istrinya hingga menjelang malam belum juga pulang

Dengan di penuhi rasa kegelsahan akhirnya suami korban mengajak temannya Markus dan Timotius alias Moti sekitar pukul 20.30.wita menuju perkebunan cingkeh untuk mencari kebetadaan istrinya.

“Setelah sampai di tempat yang di tujuh suami korban lakukan pencarian. Akhirnya suami korban dan Dua rekannya menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi terlungkup di bawah pohon kenari pukul 21.30. suami korban dan dua rekannya   lainnya membawah korban di rumah kebun untuk di periksa dan selanjutnya suami korban membawah korban pulang ke kediamannya di bantu Masyarakat  ” Tutup Kapolres tolitoli  AKBP M. Iqbal Alqudusy. SH, SIK.

Tak berlangsung lama sekitar pukul 00.30 wita korban langsung di bawah ke Rumah Sakit Umum Mokopido untuk di lakukan pemeriksaan secara teliti dan di Visum yang di tangani langsung oleh Direktur Rumah Sakit Mokopido  Tolitoli dr. Danial dan dari hasil pemeriksaan dan Visum tidak ada di temukannya tanda tanda kekerasan.

Reporter : M. Yusuf

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *