Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Peran PKB/PLKB Sangat Dibutuhkan dalam Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga 

​Plt.Kepala BKKBN Pusat, dr Sigit Priohutomo, MPH saat door stop didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulteng, Hj.Zalzulimda,B.Djanggola, dan para petinggi dari BKKBN Pusat.(Foto:nila)

PALU Portalsulawesi. com – Pasca dialihkannya sebagai  pegawai pemerintah pusat, para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) ini dituntut untuk lebih eksis dalam meningkatkan kinerjanya sebab keberhasilan program Kependudukan, KB, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) ini juga menentukan keberhasilan dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Hal ini ditekankan oleh Plt.Kepala BKKBN Pusat, dr Sigit Priohutomo, MPH saat door stop didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulteng, Hj.Zalzulimda,B.Djanggola, usai memberikan materi pada kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi Penyuluh KKBPK PKB dan PLKB se-Provinsi Sulawesi Tengah, yang berlangsung selama dua hari, di hotel The Sya Regency Palu.

Pada kesempatan itu, Ibu Hj.Zalzulmida B..Djanggola mengatakan pengalihan status pegawai PKB dan PLKB menjadi Pegawai Pemerintah Pusat, justru sangat lebih bagus lagi. Karena hal itu akan lebih terarah dan terfokus.

Ketika ditanya soal kaitannya dengan PKK, Hj.Zalzulmida selaku Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng mengatakan bahwa keberadaan petugas PKB dan PLKB inilah yang selalu bersentuhan langsung dengan PKK dimana PKK juga memiliki banyak kader. Bahkan ada kader dari PKB dan PLKB ini juga direkrut menjadi Pengurus PKK.

“Menurut saya, sangat perlu kiranya diaktipkan kembali yang namanya Posyandu dalam mendukung suksesnya program BPPKB di desa terutama didalam kebersamaan membangun Kampung KB. Sebab keberadaan Posyandu merupakan ujung tombak di desa yang mendekatkan pelayanan kesehatan maupun pembinaan hidup sehat kepada masyarakat,” jelas Hj.Zalzulmida Djanggola berharap agar PKB dan PLKB ini bisa lebih meningkatkan kinerjanya menjadi kader yang berkualitas. Bekerja dengan Hati untuk menekan angka kematian ibu dan bayi.

Sementara Plt.Kepala BKKBN, dr Sigit Priohutomo, MPH menambahkan keberadaan tenaga PKB dan PLKB ini khususnya diSulawesi Tengah, secara proporsional belum memadai jumlahnya. Karena yang ada saat ini, setiap PKB/PLKB mengcover 5-6 desa, mengingat jumlah desa di Sulteng cukup banyak.

“Tentu saja dalam hal ini, peran PKK sangat membantu para kader PKB dan PLKB di lapangan. Dan pastinya harus bersinergi dalam kebersamaan membangun kampung KB. Makanya melalui kesempatan ini, kami mengumpulkan mereka untuk memberikan pengarahan agar bagaimana dilapangan PKB dan PLKB ini bisa bersinergi dengan kader PKK,”tutur dr.Sigit.***

REDAKTUR : NILAWATI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *