Palu,portalsulawesi.id- Seorang Pria Paruh Baya di amankan polisi setelah di duga melakukan tindakan pelecehan Seksual terhadap Anak dibawah umur, kasusnya saat ini masih terus dikembangkan Pihak Kepolisian Sektor palu Selatan dan akan di koordinasikan kepada Unit perempuan dan Anak Polres palu.
Kapolsek palu selatan Kompol Mal sukri M.raja membenarkan hal tersebut kepada Portalsulawesi Kamis (29/6/2017) di mapolsek palu selatan, menurutnya Kasus ini terungkap secara tidak sengaja di awali penanganan Pencurian Kendaraan Bermotor di Sekitar Kelurahan Birobuli utara, tepatnya di jalan Tanggul Selatan sebelah Sebuah Hotel ternama dikota palu.
“Kasus ini diawali pengakuan tersangka curanmor yang masih di bawah umur, ketika diperiksa tersangka menceritakan sebuah dugaan pelecehan seksual yang dilakukan lelaki yang berinisial K.B tempat dimana motor tersebut di ambilnya “ Ujar kapolsek.
“Ketika Anggota melakukan introgasi didapati pengakuan Tersangka Curanmor yang ternyata Gadis dibawah Umur ,lelaki berinisial KB tersebut merupakan pemilik Rumah tempat Motor tersebut hilang,belakangan terungkap yang membawa kabur motor korban adalah anak tersebut “ lanjut Kompol Malsukri.
Setelah di Introgasi lebih lanjut tentang mengapa Bunga ,14 tahun (nama samaran) membawa motor korban, didapati pengakuan dari tersangka bahwa keberadaannya di rumah lelaki yang akrab di Panggil Ko benny tersebut karena sering di panggil untuk temani pria separuh baya tersebut bersama beberapa teman Gadis.

“Ada dugaan tersangka KB sering melakukan pelecehan Seksual kepada Bunga, hal ini juga sudah diakui tersangka KB ,kami masih dalami pengakuan ini untuk di tindak lanjuti “ papar Kapolsek .
Ditemui di Mapolsek Paluselatan, Terduga pelecehan ABG ,Ko Benny terlihat Pasrah dan mengakui perbuatannya,menurutnya dia Khilaf karena melakukan hal tidak senonoh terhadap gadis yang selayaknya jadi cucunya tersebut.
“Saya khilaf dan menyesal, niatnya saya Cuma Iseng dan kasihan sama anak anak tersebut,mereka sering kumpul dirumahku karena mereka hidup dijalan “ Ujarnya tertunduk lesu.***
Reporter : H e r u









