Menyajikan Fakta Menyuarakan Nurani

Hj.Ramlah M.Siri : Optimis SMPN 5 Palu Menuju Daya Saing

Kepsek SMPN 5 Palu, Hj.Ramlah.M.Siri, saat menyerahkan penghargaan kepada salah seorang siswanya yang menjuarai lomba memanah tingkat SMP se-Kota Palu.(F-ist)  

PALU Portalsulawesi. Com – Kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, dan perannya ini sangat sangat sentral. Maju dan mundurnya sekolah yang dipimpinnya, sangat tergantung pada sejauh mana pimpinan mampu berimajinasi dan berkreasi. Dan bila mutu pendidikan di suatu sekolah hendak diperbaiki, maka kuncinya ada pada kepemimpinan yang kuat. Prinsip inilah yang selalu ditanamkan oleh Hj.Ramlah M.Siri, disekolah manapun dia menjabat sebagai kepala sekolah. Makanya tak heran jika, di sekolah yang dipimpinnya  beliau sangat komitmen dalam mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas mutu pendidikan di sekolah itu.

Sebagai Kepala Sekolah SMPN 5 Palu, Hj.Ramlah,M.Siri sangat optimis untuk memajukan sekolah ini, sebagaimana layaknya dulu dirinya berhasil memajukan SMPN 14 Palu hingga bisa sejajar dengan sekolah ternama lainnya di Kota Palu. “Saya yakin SMPN 5 Palu juga bisa lebih baik. Berbekal masa kepemimpinannya yang hanya 4 tahun di SMPN 14 Palu, namun terbukti sekolah ini menjadi salah satu sekolah Favorit di Kota Palu,” kata Hj.Ramlah M.Siri, mantan Kepala Sekolah SMPN 14 Palu.

Sebelum masuk kelas,  siswa dan guru di SMPN 5 Palu sisihkan waktunya selama 15 menit untuk membaca. (F-dok. Ist) 

Sebagai langkah awal dalam memotivasi para siswanya, beliau memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi baik dibidang olahraga, kesenian maupun di bidang lainnya. “Disela pengukuhan pengurus OSIS SMPN 5 Palu, sebagai kepala sekolah, dari pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada salah seorang siswa

kami yang berprestasi dibidang olahraga memanah. Anak kami itu meraih juara II lomba memanah untuk tingkat SMP se-Kota Palu,” kata Hj.Ramlah,M.Siri, disela rapat persiapan UNBK/UNKP yang dilaksanakan di Aula SMPN 14 Palu, kemarin.

Namun sebelumnya itu, kata Hj.Ramlah M.Siri, di SMPN 5 Palu, setiap Kamis telah diberlakukan kepada seluruh siswa dan para guru serta tenaga kependidikan di sekolah itu, untuk memakai siga dan sampolu  berupa penutup kepala sesuai tradisi adat budaya  kaili. “Ini sudah menjadi keharusan di sekolah kami dan para siswa sudah terbiasa untuk menggunakan siga dan sampolu,” ujarnya.

Disamping itu, pada setiap hari sebelum masuk kelas, pihaknya juga telah memberlakukan budaya membaca selama 15 menit. Dan itu diwajibkan bagi para guru dan seluruh siswa. Dan setelah masuk ke kelas, juga diwajibkan bagi setiap guru untuk memulai pelajaran dengan menyanyikan salah satu lagu wajib nasional. Mengingat bahwa saat ini, generasi kita sudah banyak yang tidak peduli bahkan sebagian ada yang tidak hafal dengan lagu-lagu nasional. “Karena itu, saya harap dengan upaya seperti ini, lebih dapat memotivasi para siswa untuk mulai belajar menghafalkan lagu-lagu nasional. Dan yang tak kalah pentingnya lagi, dengan pembiasaan seperti ini dapat membentuk karakter siswa dalam rangka mewujudkan generasi bangsa yang cerdas, menuju generasi yang Millenial,” tutupnya.

REDAKTUR : NILAWATI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *